Unitlink BNI Life Tampil Kuat Melintasi Berbagai Periode
Jakarta, CNBC Indonesia - Naik turunnya pasar dalam beberapa tahun terakhir membuat rekam jejak pengelolaan investasi makin penting untuk dicermati, khususnya pada produk unitlink yang hasilnya sangat bergantung pada strategi alokasi aset.
Dalam penilaian Best Unit-Linked Investment Performance yang disusun CNBC Indonesia Research bersama PT Infovesta Utama, portofolio unitlink PT BNI Life Insurance tercatat tampil kuat di berbagai periode pengukuran, mulai dari jangka pendek hingga jangka panjang.
Mengacu pada data return 1 tahun, 3 tahun, dan 5 tahun, produk-produk BNI Life menunjukkan kinerja yang bersaing di kelompok pembandingnya. Cakupannya luas, dari campuran konvensional dan pasar uang konvensional, hingga lini syariah pada kategori saham, campuran, serta pendapatan tetap. Secara total, BNI Life tercatat meraih kemenangan di 13 kelompok penilaian.
Unitlink Campuran Konvensional Jadi Tulang Punggung
Unitlink campuran konvensional mencatatkan hasil yang cukup moncer di BNI Life. Performa paling konsisten terlihat pada BLife Link yang masuk dalam kategori Campuran Kombinasi.
Pada periode lima tahun, BLife Link Campuran Kombinasi mencatat return 49,03% dengan Total Score 68,40. Capaian ini menunjukkan kemampuan pengelolaan portofolio menjaga kinerja dalam jangka panjang, meski siklus pasar terus berubah.
Kinerja tetap solid pada periode tiga tahun. Produk ini membukukan return 39,48% dengan Total Score 76,40. Skor yang lebih tinggi mengindikasikan daya saing yang semakin kuat dibandingkan kelompok pembandingnya pada horizon menengah.
Sementara pada periode satu tahun, return berada di 20,23% dengan Total Score 76,40. Return dua digit dalam setahun mencerminkan pengelolaan yang cukup efektif dalam memanfaatkan dinamika pasar jangka pendek dengan risiko yang tetap terukur.
Secara karakter, produk campuran umumnya menempatkan dana pada kombinasi saham dan instrumen pendapatan tetap.
Pendekatan ini bertujuan menjaga keseimbangan antara peluang pertumbuhan dan stabilitas, sehingga relevan bagi investor yang ingin tetap bertumbuh namun membutuhkan bantalan saat pasar bergejolak.
Pasar Uang Konvensional Menjaga Stabilitas
Dari sisi yang lebih defensif, BLife Link Pasar Uang Likuid juga masuk jajaran pemenang di kategori pasar uang.
Pada periode penilaian dalam lima tahun, produk ini mencatat return 24,53% dengan Total Score 29,20. Sementara pada periode tiga tahun, return tercatat 16,63% dengan Total Score 28,60.
Produk pasar uang pada umumnya mengedepankan likuiditas dan kestabilan. Karena itu, kinerja di segmen ini sering menjadi pertimbangan bagi nasabah yang mengutamakan proteksi nilai serta fleksibilitas dalam pengelolaan dana.
Produk Syariah Menonjol, Saham Jadi Mesin Utama
Di lini syariah, BNI Life mencatat hasil yang kuat terutama pada kategori saham. BNI Life Syariah Equity Fund membukukan return 43,97% pada periode lima tahun dengan Total Score 30,60.
Menariknya, pada jangka menengah tiga tahun, return justru lebih tinggi yakni 51,69% dengan Total Score 33,40. Capaian ini menunjukkan strategi pengelolaan portofolio yang mampu memanfaatkan momentum pasar secara efektif.
Pada horizon satu tahun, produk ini juga menjaga performa dengan return 43,78% dan Total Score 39,80. Angka tersebut mengindikasikan pengelolaan saham syariah yang responsif terhadap perubahan sentimen, yang umumnya ditopang seleksi emiten serta disiplin manajemen risiko.
Selain saham, segmen campuran syariah juga menunjukkan kestabilan. BNI Life Syariah Balanced Fund mencatat return 37,84% pada periode lima tahun dengan Total Score 20,00. Pada periode tiga tahun, return tercatat 30,83% dengan Total Score 20,80, sementara pada periode satu tahun return berada di 21,97% dengan Total Score 23,20.
Karakter campuran syariah biasanya menggabungkan saham syariah dan instrumen pendapatan tetap syariah seperti sukuk, sehingga pendekatannya cenderung mencari keseimbangan antara peluang pertumbuhan dan stabilitas.
Sementara pada kelompok pendapatan tetap syariah, BNI Life Syariah Fixed Income Fund mencatat return 27,45% pada periode lima tahun dengan Total Score 10,40, serta return 17,41% pada periode tiga tahun dengan Total Score 10,60.
Segmen ini lazim dipilih ketika nasabah menginginkan volatilitas yang lebih terukur, dengan fokus pada pendapatan dan pengelolaan durasi.
Arah Momentum Industri Unitlink
Dalam penilaian CNBC Unitlink Award, catatan kinerja return menjadi salah satu acuan utama untuk menilai kualitas pengelolaan. Namun, hasil akhir juga dipengaruhi oleh Nilai Total Score yang menunjukkan posisi performa produk dibandingkan kelompok pembandingnya.
Karena itu, perhitungan skor disusun berdasarkan empat indikator utama, yaitu annualized return, annualized risk, risk free, dan modified Sharpe.
Pada BNI Life, sinyal kekuatan paling jelas terlihat dari konsistensi skor di kategori campuran konvensional. Di saat yang sama, lini syariah juga mencatat performa yang menonjol, terutama pada segmen saham dan campuran di beberapa horizon waktu.
Capaian tersebut terasa semakin relevan karena industri unitlink sedang berada dalam fase penyesuaian menuju kondisi yang lebih sehat setelah melewati periode volatilitas pasar dan perubahan aturan dalam beberapa tahun terakhir.
Di tengah situasi ini, nasabah cenderung lebih berhati-hati dan lebih menimbang rekam jejak serta kestabilan kinerja sebelum memilih produk.
Data BNI Life memperlihatkan kombinasi strategi yang saling melengkapi, yakni pendekatan campuran konvensional yang cenderung stabil, dipadukan dengan porsi ekuitas syariah yang lebih bertumbuh namun tetap dikelola secara adaptif.
Kondisi inilah yang membantu produk-produk BNI Life tetap kompetitif ketika dinamika pasar terus bergerak.
CNBC INDONESIA RESEARCH
(evw/evw) Addsource on Google