
7 Halte TransJakarta Dibakar, Berapa Jumlah Halte & Penumpang TiJe?

Jakarta, CNBC Indonesia - Aksi demonstrasi besar di sejumlah titik ibu kota pada Jumat (29/8/2025) malam berujung ricuh. Massa tak bertanggung jawab dilaporkan merusak dan membakar sejumlah fasilitas umum, terutama halte TransJakarta (TiJe).
Hingga Sabtu (30/8/2025) pagi, dilaporkan ada tujuh halte TransJakarta yang hangus terbakar. Sebagian besar berada di kawasan pusat kota Jakarta yang menjadi titik konsentrasi massa.
Daftar halte TransJakarta yang dibakar massa:
- Halte Bundaran Senayan
- Halte Pemuda Pramuka
- Halte Polda Metro Jaya
- Halte Senen Toyota Rangga
- Halte Sentral Senen
- Halte Senayan
- Halte Gerbang Pemuda
Foto: Halte Bus Senen yang hangus Terbakar. (CNBC Indonesia/Muhamad Sabki)
Halte Bus Senen yang hangus Terbakar. (CNBC Indonesia/Muhamad Sabki)
Selain pembakaran, beberapa halte lain juga mengalami vandalisme dan perusakan fasilitas, yang diperkirakan akan menambah beban biaya perbaikan.
Kerusakan halte TransJakarta ini bukan hanya menimbulkan kerugian aset, tetapi juga berpotensi mengganggu mobilitas ribuan warga Jakarta yang setiap hari mengandalkan TJ sebagai moda transportasi utama.
![]() Halte Busway Bundaran HI yang hangus dibakar massa saat aksi penolakan UU Ciptakerja di Kawasan Bundaran HI Jakarta, Jumat (9/10/2020). (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki) |
Halte TransJakarta kerap menjadi sasaran kemaran warga saat berunjuk rasa. Pada aksi demo menentang Omnibus Law pada 2020, sebanyak 25 halte juga dirusak dengan total kerugian sekitar Rp 65 miliar.
Pada aksi demo 2019 menentang revisi Undang-Undang Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebanyak tiga halte juga dirusak. Perusakan ini tentu saja merugikan bukan hanya pemerintah DKI tetapi juga masyarakat.
Berapa Halte dan Penumpang TransJakarta?
TransJakarta secara resmi diluncurkan pada 15 Januari 2004. Pada awal pengoperasian, TransJakarta hanya memiliki 1 koridor (Koridor 1: Blok M - Kota).
Ekspansi terus dilakukan hingga kinim menjangkau 14 koridor. Koridor dengan halte terbanyak adalah koridor 9 dengan rute Pinang Ranti - Pluit. Koridor ini memiliki 30 halte.
Berdasarkan laporan tahunan 2024, TransJakarta mengelola 230 halte.
Ekspansi dan perbaikan layanan membuat jumlah pelanggan terus meningkat menjadi 371.663.946 pada 2024. Angka tersebut melonjak 30% dari tahun sebelumnya. Jumlah pelanggan diyakini akan terus bertambah ke depan dengan penambahan rute yang terus dilakukan.
Berikut daftar koridor dan halte yang dilayani TransJakarta:
