
Rupiah Rontok Hari Ini: Guncangan Efek Demo Setara Amukan Trump

Jakarta, CNBC Indonesia - Aksi demonstrasi kembali berlanjut pada hari ini Jumat (29/8/2025). Aksi yang sudah berlangsung sejak Kamis membuat rupiah goyang.
Situasi politik Tanah Air panas sejak sejak demo pada Senin (25/8/2025) hingga dilanjut pada kemarin Kamis (28/8/2025) dan berujung pada insiden tertabraknya pengemudi ojek online oleh kendaraan taktis Brimob tadi malam di Pejombongan, Jakarta Selatan. Kondisi ini membuat kondisi semakin panas.
Memanasnya situasi ini pun langsung di respon negatif oleh pelaku pasar terhadap pasar keuangan Indonesia, tak terkecuali nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS).
Melansir dari Refinitiv, hingga siang hari ini Jumat (29/8/2025), rupiah terdepresiasi sebesar 0,67% di posisi Rp16.450/US$, sekaligus mencatatkan pelemahan harian terbesar sejak 9 April 2025 yang pada saat itu pasar tengah dihebohkan oleh pengumuman tarif dagang Presiden AS Donald Trump.
Adapun aksi demo kali ini bukanlah yang pertama digelar tahun ini. Sejak awal tahun, Indonesia terus menerus dibayangi demo besar, dengan total demo sebanyak 11 kali.
Dari data tersebut, terlihat jika sedang terjadi demonstrasi maka rupiah cenderung mengalami pelemahan. Berikut kami mengumpulkan data pergerakan rupiah selama terjadi demo pada tahun ini :
Data ini memperlihatkan pola yang mirip,setiap kali terjadi demo besar, rupiah hampir selalu tertekan. Investor asing cenderung mengurangi eksposur saat stabilitas politik dan sosial terguncang, membuat rupiah rentan terhadap gejolak domestik.
CNBC INDONESIA RESEARCH
(evw/evw)