Saham DSSA Selangkah Lagi Tembus Rp 100.000: Ini Senjata Rahasianya

Tasya Natalia, CNBC Indonesia
29 August 2025 08:35
Dok DSSA
Foto: Dok DSSA

Jakarta, CNBC Indonesia - Saham emiten grup Sinarmas, PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) semakin menunjukkan tajinya pada perdagangan Kamis (28/8/2025), bahkan sempat menyentuh level Rp100.000 per lembar.

Saham DSSA hari ini bergerak mencetak rekor di posisi Rp100.000 per lembar secara intraday. Ini merupakan level tertinggi sepanjang sejarah sejak IPO pada 2009 silam lalu di harga Rp1.500 per lembar.

Pantauan CNBC Indonesia sampai penutupan kemarin Kamis saham DSSA bertengger di Rp97.150 per lembar dengan penguatan 2.26% dari pembukaan. Sepanjang tahun berjalan pergerakan saham DSSA terbilang fenomenal sudah melesat lebih dari 160%.

Sentimen yang membuat saham DSSA melesat salah satu-nya dari keseriusan emiten ini menggarap proyek energi baru terbaru-kan (EBT).

Pada kemarin Rabu (27/8/2025), DSSA melalui anak usahanya PT DSSR Daya Mas Sakti meneken framework agreement dengan PT FirstGen Geothermal Indonesia, bagian dari Energy Development Corporation (EDC), produsen energi terbarukan terbesar di Filipina.

Kerja sama ini berbentuk joint venture 50:50 untuk menggarap potensi panas bumi sekitar 440 MW di enam lokasi strategis (Jawa Barat, Flores, Jambi, Sumatra Barat, dan Sulawesi Tengah).

Sebelumnya kapasitas DSSA di geothermal baru sekitar 140 Mega Watt (MW), jadi prospeknya naik signifikan menjadi 440 MW.

Tak sampai di situ, akumulasi asing juga turut menggairahkan saham grup Sinarmas ini. Kalau ditarik sejak awal tahun sampai penutupan kemarin Rabu, asing sudah net buy secara net sampai Rp9,27 triliun.

Menariknya, masuknya asing ini semakin terbukti dari big fund global populer, MSCI dan FTSE yang kompak memasukkan saham ini ke konstituen large cap mereka. Meskipun MSCI sempat ada penyesuaian bobot FIF dengan menurunkan porsi.

Selain itu, pada kemarin Rabu ada transaksi jumbo yang terjadi pada DSSA. Berdasarkan data Stockbit, transaksi crossing terjadi di pasar negosiasi melibatkan broker Macquarie Indonesia Sekuritas atau RX senilai Rp636,3 miliar, melibat 70.250 lembar dengan harga rata-rata di Rp90.575 per lembar-nya.

CNBC INDONESIA RESEARCH

Sanggahan : Artikel ini adalah produk jurnalistik berupa pandangan CNBC Indonesia Research. Analisis ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan, atau menjual produk atau sektor investor terkait. Keputusan sepenuhnya ada pada diri pembaca, sehingga kami tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut

 

(tsn/tsn)
Tags

Related Articles

Most Popular
Recommendation