Mantan Presiden Paraguay, Santiago Pena, mendatangi Kantor Kejaksaan pada Sabtu (7/11/2026) untuk menjalani pemeriksaan oleh jaksa.
Mantan Presiden Paraguay, Santiago Peña (kiri), mendatangi Kantor Kejaksaan pada Sabtu (7/11/2026) untuk menjalani pemeriksaan oleh jaksa. (via REUTERS/Justicia Paraguay)
Pena ditangkap di kediamannya di ibu kota Asuncion, Jumat (6/11/2026). Sebelum dimakzulkan, Pena sebenarnya mengajukan pengunduran diri pada Kamis (5/11/2026), namun parlemen Paraguay memilih untuk menuntaskan proses pemakzulan alih-alih menerima pengunduran diri tersebut. (via REUTERS/Justicia Paraguay)
Jaksa menuduh Pena menggunakan posisinya sebagai presiden untuk memengaruhi keputusan lembaga pemerintah dan entitas milik negara agar sejumlah besar uang publik tetap disimpan di Bank Ueno. (via REUTERS/Justicia Paraguay)
Bank sentral mengatakan pada hari Sabtu (7/11/2026) setara dengan $160 juta atau sekitar 2,89 hingga 2,90 triliun rupiah telah dibayarkan kepada hampir 1,2 juta penabung, di bawah skema jaminan simpanan negara. (via REUTERS/Justicia Paraguay)
Ueno Bank sendiri merupakan bank digital terbesar di negara tersebut dengan hampir 3 juta nasabah. (via REUTERS/Justicia Paraguay)