MARKET DATA
Internasional

Selat Hormuz Membara, 2 Kapal Tanker Minyak Terbakar

tfa,  CNBC Indonesia
06 November 2026 22:00
Kapal kargo berbendera Thailand, Mayuree Naree, diselimuti asap hitam di Selat Hormuz, 11 Maret 2026. (ROYAL THAI NAVY/Handout via REUTERS)
Foto: Ilustrasi (via REUTERS/ROYAL THAI NAVY)

Jakarta, CNBC Indonesia - Garda Revolusi Iran mengklaim dua kapal tanker minyak terbakar di Selat Hormuz setelah menabrak ranjau saat mencoba melintasi jalur perairan tersebut. Insiden ini terjadi sehari setelah Teheran melaporkan lima kapal tanker lainnya dan sebuah kapal tunda terbakar dalam kejadian serupa.

Dalam pernyataan yang disiarkan televisi pemerintah pada Jumat (6/11/2026), Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) menyebut kedua kapal tersebut melanggar aturan pelayaran dan menggunakan rute yang tidak diizinkan.

"Dua kapal tanker minyak yang melanggar aturan ... menabrak ranjau saat mencoba melintas melalui rute yang tidak sah," demikian pernyataan IRGC, seperti dikutip AFP.

IRGC menuduh kedua kapal mematikan seluruh sistem navigasi dan identifikasi sebelum mencoba meninggalkan Selat Hormuz dengan dukungan militer Amerika Serikat (AS).

"Namun, setelah menabrak ranjau, kapal-kapal itu terbakar dan akhirnya berhenti," lanjut pernyataan tersebut.

Sehari sebelumnya, media Iran juga melaporkan lima kapal tanker minyak dan sebuah kapal tunda terbakar di kawasan yang sama. Namun, hingga laporan ini disusun, belum ada konfirmasi dari otoritas maritim mengenai rangkaian insiden tersebut, termasuk klaim terbaru Garda Revolusi Iran.

Ketegangan di Selat Hormuz meningkat sejak perang Timur Tengah pecah pada 28 Februari. Teheran berupaya membatasi lalu lintas kapal di jalur strategis yang biasanya dilalui sekitar seperlima konsumsi minyak dunia, sementara AS memberlakukan blokade terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran dan mengawal kapal tanker yang melintasi selat tersebut.

Di tengah situasi itu, Komando Pusat AS (CENTCOM) sebelumnya menyatakan telah membantu negara-negara Teluk mengekspor 1,5 miliar barel minyak melalui Selat Hormuz sejak musim panas. Militer AS juga baru-baru ini mengklaim seluruh ranjau di jalur perairan tersebut telah dibersihkan, sebuah pernyataan yang bertolak belakang dengan klaim terbaru Garda Revolusi Iran.

(sef/sef) [Gambas:Video CNBC]
Next Article Iran Serang 10 Kapal di Selat Hormuz, Harga Minyak Tembus 100 Dolar


Most Popular
Features