MARKET DATA

Impor KRL Bekas Batal, KAI Pilih Pesan Lagi dari INKA atau China?

Emir Yanwardhana,  CNBC Indonesia
05 November 2026 21:40
KRL jenis EA-207 CLI-225 atau seri iE305, yang diproduksi INKA. (Dok: INKA)
Foto: KRL jenis EA-207 CLI-225 atau seri iE305, yang diproduksi INKA. (Dok: INKA)

Jakarta, CNBC Indonesia - Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (Persero) Bobby Rasyidin membatalkan rencana melakukan importasi Kereta Rel Listrik (KRL) bekas dari Jepang. Menurutnya, kebutuhan KRL akan dipenuhi dari dalam negeri.

"Salah satunya nanti sebagian (pesan) ke INKA (PT Industri Kereta Api). Wajib mendukung industri dalam negeri," kata Bobby saat ditemui wartawan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (5/11/2026).

Bobby menjelaskan, tidak semua KRL akan dipesan dari INKA. Dia juga membuka peluang bagi perusahaan di luar negeri untuk melakukan kerja sama untuk memproduksi kereta di dalam negeri.

"Yang dari luar negeri harus kerja sama dengan dalam negeri," kata Bobby.

Bobby menyebut, total ada 23 trainset yang dibutuhkan untuk pemenuhan dalam negeri. Sebanyak 8 trainset di antaranya menurutnya sangat dibutuhkan segera.

Untuk itu, dia juga akan mengupayakan mempercepat pemenuhan 23 trainset itu dalam kurun waktu 2-3 tahun.

"Banyak, jadi ada 8 yang urgent. Kemudian, total 23 trainset. Kita akan akan percepat 2-3 tahun. 23 trainset baru," tuturnya.

(wia) [Gambas:Video CNBC]
Next Article Prabowo Siapkan Rp2 Triliun untuk Proyek Revitalisasi Stasiun Gambir


Most Popular
Features