Singapore Airlines Hampir Jatuh, Pesawat Miring-Batal Mendarat
Jakarta, CNBC Indonesia- Sebuah pesawat Singapore Airlines (SIA) terlihat miring saat mencoba mendarat di Perth, Australia, Sabtu lalu. Dilaporkan bagaimana salah satu sayapnya tampak mendekati tanah sebelum pilot melakukan go-around.
Go-around adalah prosedur standar di mana pilot menghentikan pendekatan atau pendaratan. Ini membuat pesawat menjauh sebelum mencoba mendarat lagi.
"Penerbangan SIA SQ213, yang beroperasi dari Singapura ke Perth pada hari Sabtu, 31 Oktober 2026, mengalami angin kencang saat mendekati Bandara Internasional Perth," kata maskapai itu sebagaimana dimuat laman Singapura, Channel News Asia (CNA), Senin (2/11/2026).
Rekaman yang beredar di media sosial juga menunjukkan insiden yang sama. Kala itu pesawat turun menuju landasan pacu di bawah langit mendung.
Pada satu titik, pesawat tampak miring, dan salah satu sayap tampak mendekati tanah. Pilot kemudian membatalkan upaya pendaratan dan melakukan go-around, dengan pesawat menjauh dari landasan.
Pengguna Facebook Chris Perry, yang membagikan klip video kejadian tersebut, menulis bahwa saudara perempuannya ada di dalam pesawat. Dia mengatakan pesawat itu "hampir (jatuh) saat mendarat" dan pada upaya kedua, pilot menemukan "celah dalam hembusan angin".
"Untuk sesaat, hati kami berada di mulut kami," katanya dimuat laman sama.
Sementara itu, beberapa pengguna Facebook menyuarakan keprihatinan mengenai insiden tersebut. SIA sendiri mengatakan pesawat tersebut akhirnya mendarat dengan selamat pada pukul 12.30 waktu setempat dan meluncur ke gerbang.
"Sayap kanan lebih dekat dari yang saya inginkan! Saya menahan napas saat berada di darat dan pastinya di dalam pesawat, saat berkeliling," kata pengguna Facebook Kieron Bevan.