MARKET DATA

BKN Buka Jalan ASN Kerja Dekat Keluarga, 63 Instansi Ikut Serta

Robertus Andrianto,  CNBC Indonesia
02 November 2026 10:35
Kepala Badan Kepegawaian Negara, Prof. Zudan saat Rapat Kerja bersama Komite I Dewan Perwakilan Daerah (DPD RI) di Jakarta. (Dok. Humas BKN)
Foto: (Dok. Humas BKN)

Jakarta, CNBC Indonesia - Badan Kepegawaian Negara (BKN) memberikan kesempatan kepada 101 pegawainya untuk pindah lokasi kerja agar lebih dekat dengan keluarga dan domisili masing-masing.

Kebijakan ini dilakukan secara bertahap. Pada tahap pertama, sebanyak 27 pegawai telah dipindahkan, disusul 11 pegawai pada tahap kedua dan 48 pegawai pada tahap ketiga.

Terbaru, BKN kembali memindahkan 15 pegawai pada tahap keempat yang berlaku mulai November 2026. Dengan demikian, total pegawai yang telah memperoleh kesempatan bekerja lebih dekat dengan keluarga mencapai 101 orang.

"Dengan tambahan tersebut, total pegawai BKN yang telah memperoleh kesempatan bekerja lebih dekat dengan keluarga mencapai 101 pegawai," kata Kepala BKN Zudan Arif Fakrulloh dalam keterangan tertulis, dikutip Senin (2/11/2026).

Melalui kebijakan ini, pegawai BKN berkesempatan ditempatkan di unit kerja BKN Pusat, Kantor Regional, hingga Unit Pelaksana Teknis (UPT) BKN yang lokasinya lebih dekat dengan keluarga maupun domisili mereka.

Program Mendekatkan ASN ke Keluarga dan Domisili tersebut merupakan bagian dari 15 Kebijakan BKN Pro-Karier ASN.

Zudan mengatakan pengembangan karier aparatur sipil negara (ASN) tidak seharusnya hanya diukur dari kenaikan jabatan, pengembangan kompetensi, maupun kesempatan menduduki posisi lebih tinggi. Kondisi lingkungan kerja dan kehidupan personal pegawai juga perlu diperhatikan karena dapat memengaruhi produktivitas.

"Kebijakan ini menjadi salah satu wajah dari transformasi manajemen ASN yang tengah dibangun BKN sehingga karier ASN tetap tumbuh, kinerja tetap dijaga, tetapi ASN juga memiliki ruang untuk menjalani kehidupan keluarga secara lebih seimbang," tuturnya.

Menurut Zudan, penempatan kerja yang jauh dari keluarga dapat menimbulkan beban ekonomi tambahan bagi pegawai. Biaya transportasi, akomodasi, hingga kebutuhan hidup di dua lokasi berbeda menjadi pengeluaran yang harus ditanggung ASN yang tinggal terpisah dari keluarganya.

"Selain itu, pegawai juga dapat menata kondisi ekonominya dengan lebih baik karena tidak lagi terbebani biaya transportasi maupun akomodasi akibat tinggal berjauhan dengan keluarga," imbuhnya.

Zudan berharap kedekatan dengan keluarga dapat meningkatkan kebahagiaan, memperbaiki kondisi psikologis, serta membuat pegawai lebih fokus dalam menjalankan tugas.

Sudah Diikuti 63 Instansi Pemerintah

Kebijakan mendekatkan ASN dengan keluarga dan domisili ini juga mulai diterapkan oleh instansi pemerintah lainnya.

Sejak awal peluncurannya, Zudan mendorong kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah untuk mengembangkan kebijakan serupa dengan menyesuaikan kebutuhan serta karakteristik organisasi masing-masing.

Hingga kini, tercatat lebih dari 63 instansi di berbagai wilayah kerja Kantor Regional BKN telah menerapkan kebijakan serupa bagi ASN di wilayahnya.

Salah satu contohnya adalah program Si Zona di Pemerintah Kabupaten Bondowoso yang telah membantu sekitar 60 ASN mendekatkan tempat tinggal dengan lokasi kerja.

Pada 23 Oktober 2026, Zudan memberikan Humanis Leader Award kepada Bupati Bondowoso sebagai bentuk apresiasi atas penerapan kebijakan yang mengedepankan pendekatan humanis dalam pengelolaan ASN.

Meski demikian, Zudan menegaskan kebijakan tersebut bukan berarti ASN bebas menentukan lokasi kerja tanpa mempertimbangkan kebutuhan organisasi.

Setiap perpindahan tetap harus memperhatikan kebutuhan formasi, ketersediaan pegawai, kesesuaian kompetensi, serta keberlangsungan pelaksanaan tugas. ASN juga tetap dituntut siap ditempatkan sesuai kebutuhan organisasi dan menunjukkan kinerja terbaik.

"Kebijakan ini tentunya berorientasi pada kepentingan organisasi yang tetap dijaga, tetapi tetap memperhatikan kebutuhan pegawai," tegas Zudan.

BKN berharap kebijakan pengelolaan ASN yang lebih humanis ini dapat terus berkembang dan menginspirasi instansi pemerintah lainnya. Dengan keseimbangan kehidupan kerja dan keluarga yang lebih baik, ASN diharapkan mampu meningkatkan kontribusi serta kualitas pelayanan publik.

(haa/haa) [Gambas:Video CNBC]
Next Article Work Life Balance! 101 ASN Kini Bekerja Lebih Dekat dengan Keluarga


Most Popular
Features