Geger Daging Tiruan Cetakan 3D Mulai Banjiri AS, Berasal dari Israel
Jakarta, CNBC Indonesia -Â Daging cetak tiga dimensi (3D) asal Israel mulai bermunculan di rak-rak supermarket Amerika Serikat. Sebuah perusahaan asal Israel secara resmi telah meluncurkan versi protein cetak 3D buatan mereka di Negeri Paman Sam.
Mengutip Forbes, Minggu (1/11/2026), inovasi ini dihadirkan oleh Perfecta Premium Plant-Based Meat yang merupakan anak usaha Steakholder Foods Ltd (STKH). Perusahaan ini menggandeng KeHE Distributors untuk meluncurkan produknya di berbagai supermarket kawasan Timur Laut AS.
Produk awal yang diluncurkan mencakup daging tiruan nabati dari unggas, sapi, hingga makanan laut. Varian spesifiknya terbagi atas stik marmer, filet mignon, dada ayam, serta patty ikan putih dan salmon.
Saat ini, lini produk tersebut sudah dapat ditemukan di pasar khusus mulai dari New York, New Jersey, Pennsylvania, Massachusetts, hingga Virginia. Semua produk vegan itu dijual dalam kondisi beku dan diciptakan menggunakan teknologi eksklusif dari pabrik di Ness Ziona, Israel.
"Peluncuran kami di Amerika Serikat Timur Laut merupakan langkah maju yang menarik karena Perfecta mulai menjangkau konsumen melalui rak ritel untuk pertama kalinya," papar Chief Executive Officer Steakholder Foods Arik Kaufman.
"Kami yakin kategori berbasis nabati siap untuk generasi produk baru yang memberikan rasa dan pengalaman makan tanpa kompromi."
"Kami berniat untuk memperluas jejak ritel dan jaringan distribusi kami seiring dengan meningkatnya permintaan konsumen," ujar Kaufman.
Satu porsi stik marmer buatan Perfecta seberat 8,8 ons mengandung 220 kalori, 26 gram protein, 26 gram karbohidrat, dan 3,5 gram lemak. Produk yang tak cocok bagi penderita alergi gandum atau kedelai ini juga memuat 1.030 mg natrium atau setara 45% asupan harian serta 10 gram serat.
Bahan utama yang digunakan sangat serupa dengan daging tiruan lainnya, yakni air, tepung gandum, metilselulosa, minyak rapa, dan perasa alami. Setiap paket produk makanan mutakhir milik Perfecta ini dibanderol dengan harga sekitar US$ 10 (Rp 180.000).
Secara global, Stakeholder Foods sebenarnya telah menjual produk protein cetak 3D di pasar Israel dan Taiwan selama bertahun-tahun. Pada 2023 lalu, perusahaan juga mengumumkan debut belut cetak 3D berbahan nabati dengan target penggunaan sel budidaya di masa depan.
Stakeholder bukanlah satu-satunya perusahaan yang berfokus pada produksi makanan cetak 3D saat ini. Revo Foods yang berbasis di Wina, Austria, membuat makanan laut nabati, sementara Novameat di Barcelona, Spanyol, mengkhususkan diri pada daging merah nabati tiruan.