Tsunami PHK, Bank Raksasa Ini Bakal Pangkas 5.000 Pekerja
Jakarta, CNBC Indonesia - Bank asal Inggris, Barclays, mengungkapkan rencana memangkas 5.000 karyawan, sekitar 5% dari total tenaga kerjanya. Hal tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya meningkatkan efisiensi yang berkaitan dengan kecerdasan buatan (AI).
Dalam laporan kinerja keuangan kuartal III (Q3) Kamis (22/10/2027), Barclays mengatakan bahwa perusahaan sedang melakukan "pengurangan basis biaya secara struktural untuk menyediakan kapasitas bagi investasi". Sekitar 60% dari pemangkasan pekerjaan diperkirakan akan menyasar fungsi pendukung, termasuk pengembang perangkat lunak.
"Penyederhanaan organisasi dan perubahan teknologi yang didorong oleh AI, sebagai bagian dari upaya meningkatkan efisiensi," kata manajemen dikutip CNBC International.
Laba sebelum pajak Barclays pada Q3 naik 12% secara tahunan menjadi £2,3 miliar (Rp55,5 triliun). Pendapatan grup selama periode tersebut mencapai £7,4 miliar, di bawah perkiraan analis sebesar £7,61 miliar.
Pendapatan bunga bersih relatif tidak berubah di level £3,91 miliar. Rasio modal CET1 Barclays, yang menjadi salah satu ukuran solvabilitas atau kemampuan bank memenuhi kewajiban keuangannya, turun menjadi 14,2% dari 14,3% pada akhir kuartal II (Q2).
Sementara itu, tingkat pengembalian atas ekuitas berwujud (return on tangible equity) turun menjadi 11,7% dari 16,1%.