CLOSE AD
MARKET DATA

Prabowo Yakin RI Tidak Perlu Impor BBM Lagi Lewat Program Ini

Emir Yanwardhana,  CNBC Indonesia
21 October 2026 17:05
Presiden Prabowo Subianto saat memimpin Sidang Kabinet Paripurna, Istana Negara, Jakarta, Rabu (21/10/2026). (Tangkapan Layar Youtube/Sekretariat Presiden)
Foto: Presiden Prabowo Subianto saat memimpin Sidang Kabinet Paripurna, Istana Negara, Jakarta, Rabu (21/10/2026). (Tangkapan Layar Youtube/Sekretariat Presiden)

Jakarta, CNBC Indonesia - Presiden RI Prabowo Subianto meyakini Indonesia ke depan tidak perlu melakukan impor Bahan Bakar Minyak (BBM). Hal ini karena Indonesia sejatinya memiliki sumber alternatif sebagai bahan baku campuran BBM.

Prabowo menyatakan, di tengah situasi dunia yang sedang bergejolak mengakibatkan harga minyak mentah dunia naik. Namun, Indonesia masih memiliki daya tahan lantaran memiliki sumber energi lain yang cukup berlimpah.

"Batu bara kita masih banyak, geotermal kita banyak terutama kita bisa buat diesel solar dari tanaman. Biodisel kita nanti kita akan sangat membantu kita. kita sudah mencapai B50 dan kita akan berjuang untuk etanol E50," terang Prabowo dalam Sidang Kabinet Paripurna di Istana Merdeka Jakarta, Rabu (21/10/2026).

Di tahun ini, kata Prabowo, pemerintahannya sedang berupaya untuk menciptakan Etanol 10% atau Bahan Bakar Nabati (BBN) 10% dicampur BBM.

"Mungkin 2 tahun lagi E20 dan 2 tahun setelah itu mencapai E50, saat kita E50 dan B50. Kita tidak perlu impor BBM lagi dari luar," jelas Prabowo.

(pgr/pgr) [Gambas:Video CNBC]
Next Article Prabowo Terima Banyak Laporan Penyimpangan Jumlah Ekspor Batu Bara RI


Most Popular
Features