MARKET DATA

Bahlil Minta Stok BBM Bali Dinaikkan Jadi 15 Hari Operasional

Firda Dwi Muliawati,  CNBC Indonesia
20 October 2026 18:55
Menko Hilirisasi dan Transisi Energi sekaligus Menteri ESDM Bahlil Lahadalia kunjungi SPBU di Bali. (Dok: Biro Klik ESDM)
Foto: (Dok: Biro Klik ESDM)

Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi sekaligus Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia meminta adanya peningkatan stok cadangan Bahan Bakar Minyak (BBM) di wilayah Provinsi Bali.

Bahlil meminta kepada PT Pertamina (Persero) agar stok BBM di Bali dinaikkan menjadi 15 hari operasional dari yang ada saat ini hanya 11-12 hari operasional.

Bahlil menargetkan tambahan pasokan BBM untuk Bali bisa terpenuhi dalam kurun satu minggu ke depan. Kebijakan ini diterapkan untuk menyelaraskan tingkat ketahanan stok BBM daerah dengan standar cadangan nasional.

"Sekarang statusnya Bali cadangannya kita naikkan, sekarang per hari ini sudah menjadi 11-12 hari. Dan saya minta untuk satu minggu ke depan bisa mencapai dengan 15 hari, sehingga dia betul-betul sama dengan standar nasional," ungkap Bahlil saat ditemui di Istana Negara, Jakarta, Senin (19/10/2026).

Peningkatan target cadangan BBM di Bali dilakukan untuk memulihkan stabilitas pasokan setelah sempat terjadi kendala keterlambatan kapal pengangkut dari Jawa menuju Bali. Kendala distribusi pasokan energi tersebut telah diselesaikan melalui koordinasi lintas instansi yang melibatkan Pemerintah Daerah, Kepolisian, TNI, dan Pertamina.

"Problemnya adalah memang kemarin terjadi kapal yang terlambat masuk dari Jawa ke Bali untuk menyuplai. Tapi sekarang sudah bisa terurai yang dibantu oleh Gubernur Forkopimda, dalam hal ini Gubernur dan Kapolda dan TNI dan Pertamina melakukan ini," kata Bahlil.

Penyesuaian stok BBM Bali ke angka 15 hari operasional dilakukan selaras dengan kondisi cadangan BBM secara nasional yang saat ini berada dalam posisi aman. Ketahanan pasokan BBM bersubsidi khususnya Pertalite (RON 90) di tingkat nasional tercatat berkisar 16-20 hari, sementara jenis BBM lainnya bertahan rata-rata di atas 20 hari.

"Nah terkait dengan itu maka untuk di sektor BBM saya dapat pastikan bahwa cadangan nasional kita rata-rata minus Pertalilte yang RON 90. RON 90 sekarang di angka 16-20 hari, kemudian selebihnya untuk bentuk BBM yang lain itu rata-rata di atas 20 hari," tandasnya.

Sebelumnya, Direktur Utama Pertamina Simon Aloysius Mantiri menegaskan bahwa kelancaran pasokan dan distribusi energi menjadi prioritas perusahaan, terutama dalam mendukung mobilitas masyarakat dan aktivitas perekonomian daerah.

"Kami meyakini bahwa energi adalah denyut nadi dari perekonomian, khususnya di Pulau Bali, untuk membantu sektor pariwisata, UMKM, termasuk aktivitas ekonomi lainnya. Pertamina berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan penyaluran dan distribusi energi serta memastikan seluruh wilayah dapat dilayani dengan baik," ujar Simon, di Bali, Senin (19/10/2026).

Simon menambahkan, Pertamina terus melakukan evaluasi dan penguatan di seluruh rantai pasok, mulai dari pengadaan, pengangkutan, penyimpanan hingga penyaluran BBM kepada masyarakat. Langkah tersebut dilakukan melalui koordinasi seluruh entitas Pertamina Group guna menjaga ketahanan energi nasional.

Sementara itu, Gubernur Bali I Wayan Koster mengapresiasi langkah cepat Pertamina serta sinergi pemerintah pusat, pemerintah daerah, TNI, Polri, dan masyarakat dalam mempercepat pemulihan distribusi BBM di Bali.

"Sejak Sabtu dan Minggu, suplai ke SPBU secara umum berjalan lancar dan antrean sudah tidak banyak lagi," ujar Koster dalam kesempatan yang sama.

Menurut Koster, sejumlah langkah pengaturan aktivitas masyarakat, termasuk kebijakan bekerja dari rumah, pembelajaran daring, serta pengisian BBM berdasarkan nomor kendaraan ganjil-genap, turut mendukung kelancaran pelayanan di SPBU. Kebijakan ganjil-genap diperpanjang hingga 23 Oktober 2026 dan dapat dievaluasi lebih awal sesuai perkembangan kondisi di lapangan.

"Kami di daerah akan membantu pelaksanaan tugas Pertamina di lapangan," tambah Koster.

Di samping itu, Direktur Utama Pertamina Patra Niaga Mars Ega Legowo Putra menyampaikan bahwa penguatan pasokan terus dilakukan, termasuk melalui kedatangan kargo Pertamax dan penjadwalan tambahan pengiriman untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

"Tidak hanya pasokan di SPBU, pasokan untuk Pertamax di Pertashop pun akan kita maksimalkan," ujar Ega.

(wia) [Gambas:Video CNBC]
Next Article Pasokan-Stok BBM Ditambah, Pertamina Imbau Warga Beli Sesuai Kebutuhan


Most Popular
Features