Investasi RI Tembus Rp528,7 T di Kuartal III, Sektor Logam Jadi Juara
Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Rosan Perkasa P. Roeslani melaporkan realisasi investasi Indonesia mencapai Rp528,7 triliun pada kuartal III-2026. Nilai tersebut tumbuh 7,6% secara tahunan (year-on-year/yoy) dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Rosan mengatakan capaian tersebut telah dilaporkan kepada Presiden Prabowo Subianto. Dari total investasi yang masuk, penanaman modal asing (PMA) masih mendominasi dengan nilai Rp270,2 triliun atau 51,1%. Sementara itu, penanaman modal dalam negeri (PMDN) mencapai Rp258,5 triliun atau 48,9%.
"Tadi saya baru saja melaporkan ke Bapak Presiden Prabowo Subianto mengenai capaian realisasi investasi di triwulan III-2026. Capaian realisasi investasi triwulan III-2026 itu mencapai Rp528,7 triliun," ujar Rosan dalam konferensi pers, dikutip Selasa (20/10/2026).
Berdasarkan wilayah, investasi di luar Pulau Jawa masih lebih besar dibandingkan di Jawa. Investasi di luar Jawa mencapai Rp271,6 triliun atau 51,4% dari total realisasi, tumbuh 2,2% secara tahunan.
Sementara itu, investasi di Pulau Jawa tercatat sebesar Rp257,1 triliun atau 48,6% dari total investasi. Nilai tersebut tumbuh lebih tinggi, yakni 13,9% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Jika dirinci berdasarkan provinsi, Jawa Barat menjadi daerah dengan realisasi investasi terbesar, mencapai Rp91 triliun atau tumbuh 17,2% secara tahunan.
Posisi berikutnya ditempati Jakarta dengan realisasi investasi Rp75,5 triliun, tumbuh 14,3%. Adapun Sulawesi Tengah berada di urutan ketiga dengan nilai investasi Rp47,3 triliun atau meningkat 8,9% secara tahunan.
Dari sisi sektor usaha, industri logam dasar, barang logam, bukan mesin dan peralatannya menjadi penyumbang investasi terbesar dengan nilai Rp118,8 triliun.
Sektor jasa lainnya, termasuk pusat data, menyusul dengan realisasi Rp81,8 triliun. Berikutnya, sektor transportasi, pergudangan, dan telekomunikasi mencatat investasi Rp51,7 triliun.
Sementara itu, sektor pertambangan membukukan investasi Rp38,7 triliun, disusul industri makanan sebesar Rp34,7 triliun. Realisasi investasi sepanjang kuartal III ini menyerap tenaga kerja sebanyak 745.634 orang. Jumlah ini tumbuh 5,1% secara tahunan.
Capaian Realisaasi Investasi Januari – September 2026 & Dua Tahun Kabinet Merah Putih. (Dok. Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM) Foto: Capaian Realisaasi Investasi Januari – September 2026 & Dua Tahun Kabinet Merah Putih. (Dok. Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM) |
