BI Umumkan Kondisi Terbaru Perusahaan di Indonesia, Simak!
Jakarta, CNBC Indonesia-Bank Indonesia merilis Survei Kegiatan Dunia Usaha (SKDU) pada kuartal III-2026. Hasilnya menunjukkan indikasi kinerja kegiatan dunia usaha tetap terjaga.
"Hal ini tercermin dari kinerja seluruh Lapangan Usaha (LU) yang tercatat positif dengan nilai Saldo Bersih Tertimbang (SBT) sebesar 11,46%," tulis BI dalam siaran pers, Senin (19/10/2026)
Ini didorong oleh Lapangan Usaha Industri Pengolahan, Administrasi Pemerintahan, Pertahanan, dan Jaminan Sosial Wajib, Pengadaan Listrik dan Gas, Konstruksi, serta Real Estat.
BI juga mencatat kapasitas produksi terpakai pada Juli-September tetap terjaga sebesar 73,75%. Kapasitas produksi terpakai pada sejumlah LU tercatat meningkat, terutama LU Industri Pengolahan, LU Pengadaan Listrik dan Gas, serta LU Pengadaan Air, Pengelolaan Sampah, Limbah dan Daur Ulang.
Sementara itu, kondisi keuangan dunia usaha secara umum membaik pada aspek Likuiditas dan Rentabilitas, dengan akses kredit yang tetap mudah.
Responden memprakirakan kegiatan usaha pada kuartal berikutnya tetap tumbuh positif dengan SBT sebesar 10,77%. Kinerja sejumlah LU diprakirakan meningkat, antara lain pada LU Transportasi dan Pergudangan, LU Informasi dan Komunikasi, LU Real Estat, LU Jasa Perusahaan, serta LU Perdagangan Besar dan Eceran, dan Reparasi Mobil dan Motor.
Hal ini sejalan dengan peningkatan aktivitas saat Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Natal dan libur akhir tahun.
(mij/mij) [Gambas:Video CNBC]