MARKET DATA

Melihat Deretan Inovasi untuk Kedaulatan Pangan Indonesia

Khoirul Anam,  CNBC Indonesia
14 October 2026 14:12
World Food Day 2026
Foto: World Food Day 2026

Jakarta, CNBC Indonesia - Indonesia memiliki potensi untuk memperkuat kedaulatan pangan. Target ini dapat dikejar melalui peningkatan produktivitas, diversifikasi pangan, dan pemanfaatan teknologi di sektor pertanian.

Namun, sebagai negara kepulauan berpenduduk besar, Indonesia tidak terlepas dari berbagai tantangan pangan. Perubahan iklim, keterbatasan lahan, produktivitas yang belum merata, hingga ketergantungan pada sejumlah komoditas impor membuat inovasi menjadi penting untuk membangun sistem pangan yang lebih kuat dan berkelanjutan.

Pengembangan teknologi pertanian, penguatan rantai pasok, pemanfaatan data, hingga inovasi pada budidaya dan pengolahan pangan dapat menjadi bagian dari upaya meningkatkan efisiensi sekaligus nilai tambah sektor pangan.

Keterlibatan pemerintah, pelaku usaha, petani, hingga startup menjadi kunci untuk menghadirkan solusi meningkatkan produksi sekaligus memperkuat daya saing dan ketahanan pangan Indonesia dalam jangka panjang.

Untuk mewujudkan ketahanan pangan menjadi prioritas nasional dan terus menjadi fokus kebijakan pemerintah dari masa ke masa, CNBC Indonesia menggelar Special Program World Food Day. Forum ini juga diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Pangan Nasional.

Acara ini hadir sebagai platform strategis untuk mengungkap upaya stakeholder untuk mewujudkan Indonesia yang mandiri pangan dan berdaya saing global. Untuk mendukung dan merealisasikan swasembada pangan, World Food Day akan mengupas langkah-langkah strategis dalam Asta Cita untuk mendukung ketahanan pangan lokal.

World Food Day yang mengusung tema "Inovasi untuk Kedaulatan Pangan Indonesia" akan menghadirkan jajaran narasumber, mulai dari Deputi Bidang Koordinasi Usaha Pangan dan Pertanian Kemenko Bidang Pangan Widiastuti, Agriculture Affairs & LTO Lead Bayer Crop Science Indonesia Aditia Rusmawan, hingga CEO Rumah Tani Bahtiar, dan Division Head Agricultural Solutions BASF Jerico Gascon.

Sesi diskusi akan berfokus pada bagaimana teknologi, riset, inovasi pertanian, dan penguatan pangan lokal dapat meningkatkan produktivitas sekaligus mengurangi ketergantungan pada impor. Momentum ini juga menjadi ruang untuk menyoroti kolaborasi pemerintah, industri, petani, dan pelaku inovasi dalam membangun sistem pangan Indonesia yang lebih mandiri, tangguh, dan berkelanjutan.

Dialog eksklusif ini dapat disaksikan di CNBC Indonesia TV dan cnbcindonesia.com. Jangan sampai ketinggalan dan pantau terus informasi seputar ekonomi dan bisnis di CNBC Indonesia.

 

(rah/rah) [Gambas:Video CNBC]
Next Article Saleh Mustafa Sah Jadi Wamentan, Punya Tugas Khusus Ini dari Prabowo


Most Popular
Features