MARKET DATA

639 Hektare Hutan di 6 Provinsi Masih Terbakar, Begini Respons Prabowo

Emir Yanwardhana,  CNBC Indonesia
13 October 2026 09:33
Presiden Prabowo Subianto memimpin rapat terbatas membahas penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) secara hybrid dari Istana Merdeka, Jakarta, Senin, 12 Oktober 2026. (Instagram/sekretariat.kabinet)
Foto: Presiden Prabowo Subianto memimpin rapat terbatas membahas perkembangan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) secara hybrid dari Istana Merdeka, Jakarta, Senin (12/10/2026). (Instagram/sekretariat.kabinet)

Jakarta, CNBC Indonesia - Presiden Prabowo Subianto merespons perkembangan penanganan kabarkan hutan dan lahan (karhutla) di enam provinsi. Dia menilai luas wilayah yang masih terbakar kini telah jauh berkurang dibandingkan beberapa minggu sebelumnya, dengan luasan lahan yang masih terbakar seluas 639,23 hektare.



Hal itu diungkapkan Prabowo saat memimpin rapat terbatas perkembangan penanganan karhutla di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (12/10/2026). Dalam kesempatan tersebut, Prabowo mendapatkan laporan dari kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Suharyanto.

Dia mengatakan, wilayah karhutla yang masih ditangani seluas 639,23 hektare. Perinciannya, Kalimantan Tengah 10,89 hektare (lahan gambut), ditambah 513,89 hektare (lahan mineral) khusus di Taman Nasional Tanjung Puting. Kemudian Sumatra Selatan 6,90 hektare, Kalimantan Selatan 8,80 hektare, Jambi 81,50 hektare, Kalimantan Barat 16,34 hektare, dan Riau 1,00 hektare.

Menanggapi hal itu, Presiden Prabowo dia melihat bahwa jumlah wilayah terbakar kini sudah semakin banyak berkurang. Dia kemudian meminta jajarannya untuk menjalanakan upaya mitigasi dan pengawasan, dengan menambah jumlah polisi hutan.

"Tadinya saya mengira masih ratusan ribu, masih puluhan ribu, ternyata sudah, sudah jauh ya. Karena itu, tolong sampaikan ke Menpan RB (Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Rini Widyantini) ya, kalau memang saya minta 70 ribu Polisi Hutan, itu karena ada maksud untuk menjaga hutan-hutan kita ya," katanya.

Prabowo meminta kepada Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto untuk ikut serta mendidik polisi hutan. Prabowo juga mengapresiasi jajaran terkait yang telah melakukan pemadaman.

"Tapi dari ratusan ribu (hektare, wilayah terbakar) beberapa minggu lalu, kita sekarang di bawah seribu. Saya kira ini kalau nggak kita turun tangan secara besar-besaran, nggak, nggak bisa. Apalagi nanti kita mau adakan mitigasi kan ke depan, ya," ujar Prabowo.

Dalam kesempatan itu, Prabowo juga meminta jajarannya agar pemadaman di Taman Nasional Tanjung Puting juga menjadi perhatian. Dia juga berterima kasih kepada jajaran terkait yang telah ikut membantu dalam pemadaman.

"Saya ucapkan terima kasih atas jerih payah saudara-saudara, para panglima, para kapolda, ya para pejabat di daerah-daerah. Ya masalah asap nanti kita minta masukan para profesor kita bagaimana. Tapi ujung-ujungnya ya hanya, hanya hujan air ya," kata Prabowo.

(miq/miq) [Gambas:Video CNBC]
Next Article Bos BNPB Lapor Prabowo: 639 Hektare Hutan di 6 Provinsi Masih Terbakar


Most Popular
Features