Houthi merilis rekaman serangan terhadap pasukan pemerintah Yaman di Marib, di tengah meningkatnya konflik setelah gencatan senjata dengan Arab Saudi gagal.
Kelompok Houthi yang berafiliasi dengan Iran merilis rekaman yang memperlihatkan serangan terhadap pasukan pemerintah Yaman yang didukung Arab Saudi di Provinsi Marib, Senin (12/10/2026). (Tangkapan Layar Video Reuters/HOUTHI MILITARY MEDIA)
Rekaman yang dirilis melalui media militer Houthi itu memperlihatkan ledakan dan kepulan asap di dekat sejumlah kendaraan. (Tangkapan Layar Video Reuters/HOUTHI MILITARY MEDIA)
Beberapa kendaraan tampak terbakar dan terbalik di kawasan gurun. Serangan tersebut terjadi di tengah meningkatnya kembali konflik di Yaman setelah kesepakatan gencatan senjata antara Arab Saudi dan Houthi pada 2022 gagal pada musim panas tahun ini. (Houthi Military Media/Handout via REUTERS)
Kegagalan kesepakatan tersebut diikuti serangan cepat Houthi yang berhasil merebut titik strategis Bab el-Mandeb di Laut Merah dari pasukan pemerintah Yaman yang didukung Arab Saudi. (Tangkapan Layar Video Reuters/HOUTHI MILITARY MEDIA)
Pemerintah Yaman yang didukung Saudi kemudian melancarkan serangan pada pekan ini untuk merebut kembali wilayah tersebut. Namun, upaya itu berjalan lambat di tengah perlawanan Houthi. (Houthi Military Media/Handout via REUTERS)
Di saat yang sama, kelompok Houthi mengepung Taiz, kota terbesar ketiga di Yaman, sehingga menambah tekanan terhadap pasukan pemerintah dalam upaya mereka merebut kembali wilayah yang dikuasai kelompok tersebut. (Houthi Military Media/Handout via REUTERS)