Tetangga RI Protes Kabut Asap Karhutla, Menko Dudung Komentar Begini
Jakarta, CNBC Indonesia - Kabut asap imbas kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah di Indonesia mulai diprotes negara tetangga. Menurut Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Jenderal TNI (Purn.) Dudung Abdurachman, permasalahan tersebut akan dibahas dalam rapat bersama Presiden Prabowo Subianto.
"Ya memang dampaknya (karhutla) kan ke negara-negara tetangga, makanya beliau sangat concern sekali. Karena memang banyak lahan-lahan gambut sih yang sulit untuk dipadamkan. Tetapi beberapa usaha-usaha yang kita lakukan, tentunya saya sebagai ketua pengarah untuk kebakaran hutan dan lahan ini nanti akan dibahas oleh bapak presiden nanti," kata Dudung kepada wartawan sebelum mengikuti rapat terbatas.
Terkait adanya kemungkinan mengubah status karhutla yang berkepanjangan ini menjadi bencana nasional, dia belum bisa memastikan.
"Nanti kita lihat ya," ujarnya.
Dudung pun melihat persoalan kabut asap sudah sangat mengkhawatirkan. Dia mendapatkan laporan jarak pandang di beberapa wilayah sangat terbatas.
"Iya kemarin dapat informasi 500-800 (meter, jarak padang), sehingga penerbangan kan tertunda itu kemarin. Beberapa hari yang lalu, saya kemarin waktu itu mau ke Sumatra Selatan juga tertunda. Nah ini makanya bapak presiden sangat perhatian untuk konsentrasi begaimana menangani masalah ini. Nanti saya laporkanlah, saya sampaikan," kata Dudung.
Eks Kepala Staf Kepresidenan ini mengatakan akan melaporkan kepada Prabowo terkait progres penanganan karhutla yang sudah berhasil dilakukan, seperti di Sumatra Selatan, Kalimantan, Kepulauan Riau, dan lainnya. Dia pun mengatakan dalam rapat akan membahas langkah konkret yang akan dilakukan.
"Karena ini kan sudah menjadi isu ke negara lain," tuturnya.