MARKET DATA

Siap-Siap! Upah Minimum Tetangga RI Bakal Naik Jadi Rp8,7 Juta

Firda Dwi Muliawati,  CNBC Indonesia
11 October 2026 09:15
People come out of the MRT station during the morning rush in Kuala Lumpur, Malaysia, October 8, 2026. REUTERS/Hasnoor Hussain
Foto: REUTERS/Hasnoor Hussain

Jakarta, CNBC Indonesia - Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim berencana menaikkan upah minimum nasional dari RM 1.700 setara Rp 7,44 juta menjadi RM 2.000 atau sekitar Rp 8,75 juta per bulan.

Rencana kenaikan ini masuk dalam anggaran negara tahun 2027 sebagai bagian dari program reformasi upah yang tengah dijalankan oleh Pemerintah Madani.

Selain upah minimum nasional, pemerintah Malaysia juga menetapkan standar upah minimum khusus bagi pekerja semiterampil dan lulusan perguruan tinggi sebesar RM 2.500 atau sekitar Rp 10,94 juta per bulan.

Adapun, untuk standar upah di Government-Linked Investment Company (GLIC) dan Government-Linked Company (GLC) naik menjadi RM 3.400 atau sekitar Rp 14,88 juta per bulan.

"Anggaran 2027 yang saya persembahkan hari ini adalah langkah penting dalam upaya berkelanjutan pemerintah MADANI untuk meningkatkan martabat setiap warga Malaysia, dengan aspirasi untuk mencapai langit dan menanamkan akar di bumi," ungkap Anwar dalam unggahan Instagram pribadinya @anwaribrahim_my, dikutip Minggu (11/10/2026).

Selain program kenaikan upah, Malaysia mengalokasikan anggaran subsidi dan bantuan sosial melebihi RM 80 miliar atau sekitar Rp 350,26 triliun. Dana tersebut mencakup subsidi bahan bakar sebesar RM 40 miliar serta bantuan Jabatan Kebajikan Masyarakat (JKM) mencapai RM 3,3 miliar.

Pemerintah Malaysia juga mengalokasikan alokasi program Sumbangan Tunai Rahmah (STR) dan Sumbangan Asas Rahmah (SARA) sebesar RM 16 miliar atau sekitar Rp 70,05 triliun. Melalui program ini, setiap penerima manfaat STR akan menerima bantuan RM 150 per bulan, atau setara RM 1.800 atau sekitar Rp 7,88 juta per tahun.

"Upaya untuk mengendalikan tekanan biaya hidup juga diperkuat melalui peningkatan upah minimum dan langkah-langkah untuk memastikan bahwa mahasiswa menerima upah yang layak, bersama dengan berbagai inisiatif dan reformasi penting lainnya," terangnya.

Di samping itu, disiapkan pula bantuan SARA sebesar RM200 bagi masyarakat yang memenuhi kriteria. Penyaluran bantuan tersebut dibagi dalam dua tahap, yakni RM100 menjelang Idulfitri dan RM100 sisanya disalurkan untuk memperingati 70 tahun kemerdekaan Malaysia.

"Insha-Allah, semua mesin pemerintah MADANI akan terus bekerja keras untuk memperkuat ekonomi negara dan memastikan bahwa buah kemakmuran dibagikan secara adil kepada setiap warga Malaysia," tutupnya.

(pgr/pgr) [Gambas:Video CNBC]
Next Article Potret Pilu Mahathir Berpamitan dengan Istri, Tertunduk Lesu di Makam


Most Popular
Features