MARKET DATA

Investor Merapat! Menperin Mau Kembangkan 60 Kawasan Industri Baru

Ferry Sandi,  CNBC Indonesia
09 October 2026 16:25
Menteri Perindustrian M Sarmuji saat bertemu wartawan di Jakarta, Jumat (2/10/2026). (CNBC Indonesia/Damiana Cut E)
Foto: Menteri Perindustrian M Sarmuji saat bertemu wartawan di Jakarta, Jumat (2/10/2026). (CNBC Indonesia/Damiana Cut E)

Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Perindustrian Sarmuji menyiapkan rencana pengembangan sekitar 60 kawasan industri baru untuk memperluas pusat pertumbuhan ekonomi di berbagai daerah Indonesia. Pengembangan kawasan tersebut diarahkan untuk mendorong pemerataan kegiatan industri, terutama di luar Pulau Jawa.

Pemerintah ingin investasi dan penciptaan lapangan kerja tidak hanya terkonsentrasi di wilayah yang selama ini menjadi pusat manufaktur. Pembangunan kawasan industri perlu direncanakan dengan mempertimbangkan potensi serta kebutuhan setiap daerah.

"Kita menyiapkan roadmap untuk pengembangan sekitar 60 kawasan industri baru. Sebagian besar diarahkan ke luar Jawa supaya pertumbuhan industri bisa lebih merata," ujar Sarmuji dalam Manufacture Check CNBC Indonesia di Kemenperin, Jumat (9/10/26).

Pembangunan kawasan industri tidak bisa berhenti pada penyediaan lahan. Kawasan tersebut harus memiliki dukungan infrastruktur yang memadai agar perusahaan dapat menjalankan kegiatan produksi secara efisien.

Ketersediaan listrik, akses pelabuhan, transportasi, serta pasokan bahan baku menjadi sejumlah faktor penting yang perlu disiapkan sebelum kawasan industri dikembangkan.

Sarmuji menegaskan pemerintah memiliki peran penting dalam memastikan infrastruktur dasar tersedia sehingga kawasan industri dapat menarik investasi dan menciptakan kegiatan ekonomi baru.

"Infrastruktur dasarnya harus disiapkan. Ada kebutuhan listrik, pelabuhan, akses transportasi, dan bahan baku. Kalau itu tidak tersedia, kawasan industri akan sulit berkembang," katanya.

Ia berharap pengembangan kawasan industri baru dapat menciptakan pusat-pusat pertumbuhan ekonomi di daerah sekaligus memperkuat rantai pasok manufaktur nasional. Pemerintah juga perlu memastikan kawasan yang dibangun sesuai dengan potensi industri dan sumber daya di masing-masing wilayah.

"Jangan hanya membangun kawasan, tetapi ekosistemnya juga harus disiapkan. Tujuannya agar industri benar-benar tumbuh dan memberikan manfaat ekonomi bagi daerah," ujar Sarmuji.

(dce) [Gambas:Video CNBC]
Next Article Menperin Sarmuji Buka-bukaan Rencana Pacu Manufaktur RI


Most Popular
Features