NATO Latihan Nuklir Libatkan 17 Negara Anggota, Rusia Teriak Keras
Jakarta, CNBC Indonesia - Aliansi Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO) mengumumkan akan memulai latihan "pencegahan nuklir" tahunannya di wilayah Italia, di tengah meningkatnya kekhawatiran terhadap ancaman Rusia.
Mengutip AFP, Jumat (9/10/2026), latihan militer yang diberi sandi "Steadfast Noon" tersebut dijadwalkan berlangsung mulai tanggal 13 hingga 23 Oktober dan akan melibatkan pasukan bersenjata dari 17 negara anggota.
"Latihan ini adalah aktivitas pelatihan rutin yang telah direncanakan sejak lama, yang merupakan bagian dari upaya NATO untuk menjaga kesiapan dan menguji prosedur yang berkontribusi pada pencegahan dan pertahanan aliansi," papar pernyataan resmi NATO.
Meski demikian, aliansi memastikan bahwa latihan ini sama sekali tidak melibatkan senjata aktif atau peluru tajam. NATOÂ menyebut "latihan ini tidak terkait dengan peristiwa dunia saat ini dan tidak ditujukan terhadap negara mana pun".
Sekretaris Jenderal NATO Mark Rutte menegaskan bahwa meskipun NATO pada dasarnya adalah sebuah aliansi pertahanan, latihan semacam ini tetap sangat esensial bagi keutuhan kawasan.
"Ini membantu kami memastikan kemampuan yang aman, terlindungi, efektif, dan kredibel untuk memelihara perdamaian, mencegah pemaksaan, dan menghalangi agresi," ujar mantan Perdana Menteri (PM) Belanda itu.
"Latihan ini juga mengirimkan pesan persatuan dan tekad yang jelas," ucap Rutte.
Di sisi lain, Rusia yang saat ini masih terjebak dalam serangan berdarah ke Ukraina sejak 2022 lalu, merespons sinis latihan tersebut. Moskow menuduh NATO secara sengaja telah mementaskan tindakan "provokatif" di sekitar wilayah eksklafnya, Kaliningrad.
"Kami siap untuk menggunakan seluruh persenjataannya jika diprovokasi," ujar Pemerintah Rusia.
NATO dengan cepat mengutuk komentar agresif tersebut. Meskipun ketegangan retorika antara kedua belah pihak terus mendidih, para pejabat aliansi mencatat bahwa hingga saat ini mereka belum melihat adanya perubahan besar atau pergerakan signifikan dalam postur senjata nuklir Rusia.
(tps/sef) [Gambas:Video CNBC]