MARKET DATA

Sah! Prabowo Resmikan Pembangunan 11 Proyek Hilirisasi Rp180 Triliun

Emir Yanwardhana,  CNBC Indonesia
08 October 2026 13:13
Groundbreaking 11 Ekosistem Hilirisasi Nikel serta Ekspor Perdana Baterai EV, 8 Oktober 2026. (Tangkapan layar youtube Setres RI)
Foto: Groundbreaking 11 Ekosistem Hilirisasi Nikel serta Ekspor Perdana Baterai EV, 8 Oktober 2026. (Tangkapan layar youtube Setres RI)

Jakarta, CNBC Indonesia - Presiden RI Prabowo Subianto meresmikan proyek hilirisasi senilai US$ 10,2 miliar atau Rp180 triliun di kawasan Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP), Kabupaten Halmahera Tengah, Maluku Utara.

Nilai US$10,2 miliar itu diantaranya adalah peluncuran 11 proyek program hilirisasi serta ekspor perdana baterai kendaraan listrik.

11 proyek hilirisasi itu diantaranya, komersialisasi 4 proyek industri dan memulai pembangunan 7 proyek industri baru yang semuanya bertempat di kawasan IWIP Halmahera Tengah.

"Hari ini kita akan meluncurkan ekspor perdana baterai kendaraan listrik kemudian kita juga akan meluncurkan 11 proyek hilirisasi terdiri dari komersialisasi 4 proyek industri dan dimulai pembangunan 7 proyek industri baru di Kawasan Weda Bay Industrial Park," terang Presiden RI Prabowo, dalam peresmian, Kamis (8/10/2026).

Prabowo mengucapkan selamat kepada semua pihat dan semua elemen dari dalam dan luar negeri. Baik mitra yang telah memberikan kepercayaan kepada Indonesia untuk bersama membangun suatu kesejahteraan bersama dan menciptakan kemakmuran bersama.

"Saudara-saudara apa yang dihasilkan dalam berapa tahun ini sungguh sesuatu yang patut kita banggakan, untuk itu saya di sini tegaskan komitmen pemerintah RI, untuk menghormati dan mengamankan semua investasi dari manapun yang di tanamkan di bumi Indonesia," tegas Prabowo.

Menteri Investasi atau Kepala BKPM, Rosan P Roeslani menjabarkan bahwa proyek yang diresmikan ini merupakan proyek strategis di Kawasan IWIP yang menjadi rangkaian investasi di Indonesia. Di mana

"Di mana total investasinya akan mencapai US$ 10,2 miliar atau kurang lebih Rp 180 triliun. Dari 10 itu, Bapak Presiden, 4 proyek sudah selesai dan baru selesai dan melakukan seremonial komersial dan juga ekspor senilai US$ 3,4 miliar yang sudah selesai," terang Rosan.

Turut mendampingi Presiden Prabowo dalam peresmian Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi sekaligus Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia, Menteri Investasi atau Kepala BKPM Rosan P Roeslani, Menko PMK Sugiono, Mensesneg Prasetyo Hadi, Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait, Seskab RI Teddy Indra Wijaya.

Selain itu juga ada Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN), Luhut Binsar Pandjaitan, Kepala BGN Sudaryono, Kapolri Suyudi Ario Seto

(pgr/pgr) [Gambas:Video CNBC]
Next Article Prabowo Ungkap Proyek Ini Bisa Bikin RI Cuan Rp284 Triliun


Most Popular
Features