CLOSE AD
MARKET DATA

Prabowo Salurkan Rp400 T Hasil Satgas PKH untuk Rumah Rakyat-Sekolah

Emir Yanwardhana,  CNBC Indonesia
07 October 2026 09:50
Presiden Prabowo Subianto memberi pidato saat kegiatan penyerahan denda administratif dan penyelamatan keuangan negara serta penguasaan kembali kawasan hutan tahap 8 di kompleks Kejaksaan Agung, Jakarta, Selasa (06/10/2026). (CNBC Indonesia/Muhammad
Foto: Presiden Prabowo Subianto memberi pidato saat kegiatan penyerahan denda administratif dan penyelamatan keuangan negara serta penguasaan kembali kawasan hutan tahap 8 di kompleks Kejaksaan Agung, Jakarta, Selasa (06/10/2026). (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

Jakarta, CNBC Indonesia - Presiden Prabowo Subianto kembali memastikan, dana hasil penertiban kawasan hutan dan lahan yang berhasil dilakukan oleh Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) untuk kepentingan rakyat.

Prabowo mengklaim, Satgas PKH hingga saat ini telah menyelamatkan 6,2 juta hektare setara Rp 400 triliun.

"6,2 juta ha ini hampir Rp 400 triliun," kata Kepala Negara di Gedung Bundar, Kompleks Kejaksaan Agung RI, dikutip Rabu (7/8/2026).

Menurut Prabowo, total dana yang akan masuk ke kas negara dalam bentuk penerimaan negara bukan pajak (PNBP) itu bisa dimanfaatkan untuk pengentasan kemiskinan, perbaikan rumah rakyat, hingga sekolah.

"Rp400 triliun, kita hilangkan kemiskinan. Rp 400 triliun, berapa ribu rumah untuk rakyat? Berapa ribu sekolah bisa kita perbaiki?" ujar Prabowo.

Ia menyebut, sejak 2025, program perbaikan sekolah sudah dilaksanakan terhadap 70 ribu bangunan tempat para siswa-siswi Indonesia menimba ilmu. Nilai dan ayang telah terpakai Rp 90 triliun.

"Berarti dengan Rp 400 triliun, berapa, saya kira seluruh sekolah Indonesia, bisa kita perbaiki. Kita punya sekolah 360 ribu sekolah," tutur Prabowo.

"Rp400 triliun kita bisa perbaiki semua sekolah Indonesia. Kita bisa perbaiki semua puskesmas yang tidak pernah diperbaiki selama dua puluh tahun," tegasnya.

(arj/arj) [Gambas:Video CNBC]
Next Article Prabowo Sebut Satgas PKH Selamatkan 6,2 Juta Ha Lahan Setara Rp 400 T


Most Popular
Features