CLOSE AD
MARKET DATA
Internasional

Krisis Perumahan, Pekerja Bakal Ramai-Ramai Mogok Nasional 24 Jam

tfa,  CNBC Indonesia
06 October 2026 09:15
Para demonstran melakukan pawai di beberapa kota di Spanyol pada hari Sabtu (3/10/2026) sehari setelah parlemen menolak dua dekret pemerintah yang bertujuan memberikan perlindungan lebih kuat bagi penyewa. (REUTERS/Alejandro Martinez Velez)
Foto: Para demonstran melakukan pawai di beberapa kota di Spanyol pada hari Sabtu (3/10/2026) sehari setelah parlemen menolak dua dekret pemerintah yang bertujuan memberikan perlindungan lebih kuat bagi penyewa. (REUTERS/Alejandro Martinez Velez)

Jakarta, CNBC Indonesia - Dua serikat pekerja terbesar Spanyol, CCOO (Comisiones Obreras) dan UGT (Unión General de Trabajadores), mulai mempersiapkan aksi mogok umum selama 24 jam pada musim gugur tahun ini. Aksi tersebut ditujukan untuk menuntut kenaikan upah yang memadai sekaligus akses terhadap perumahan yang layak.

Rencana mogok masih harus mendapat persetujuan dari badan pengurus tertinggi kedua serikat pekerja tersebut. CCOO dan UGT juga akan berkoordinasi dengan kelompok penyewa, organisasi warga, serta Serikat Penyewa untuk menentukan tanggal pelaksanaan.

Pengumuman ini disampaikan setelah Kongres Deputi Spanyol pada Jumat menolak rancangan dekrit kerajaan terkait perumahan. Kedua serikat menilai penolakan tersebut memperkuat kebutuhan untuk menghubungkan perjuangan pekerja dengan gerakan yang menuntut akses perumahan.

"Demonstrasi akhir pekan lalu telah menunjukkan kuatnya tuntutan tersebut, dan respons harus dibangun melalui kerja sama seluruh organisasi yang mendukungnya," kata CCOO dan UGT dalam pernyataan bersama, seperti dilaporkan Democrata yang dikutip Anadolu Agency, Selasa (6/10/2026).

Dari sisi ketenagakerjaan, serikat pekerja mengaitkan rencana mogok dengan usulan Kesepakatan Keenam mengenai Ketenagakerjaan dan Perundingan Bersama. Mereka mengusulkan kenaikan upah antara 4% hingga 7%, disertai klausul peninjauan upah untuk menyesuaikan perubahan kondisi ekonomi.

Sementara terkait perumahan, CCOO dan UGT menuntut kesepakatan sosial yang lebih luas, termasuk pembatasan harga sewa dan penyediaan stok perumahan yang dilindungi negara secara permanen. Mereka juga meminta penerapan efektif undang-undang hak atas perumahan di seluruh wilayah Spanyol.

Serikat pekerja turut mendesak organisasi pengusaha membuka kembali ruang perundingan bersama dan memastikan tingkat upah mampu memenuhi kebutuhan dasar pekerja. Mereka menilai kebijakan ketenagakerjaan dan perumahan perlu ditangani secara bersamaan karena keduanya berkaitan langsung dengan daya beli masyarakat.

CCOO dan UGT kemudian menyerukan kepada otoritas publik untuk memastikan aturan yang melindungi hak atas perumahan benar-benar ditegakkan. Besaran dan tanggal aksi mogok umum akan ditentukan setelah proses persetujuan internal serta koordinasi dengan kelompok-kelompok perumahan selesai.

(tfa/luc) [Gambas:Video CNBC]
Next Article Sewa Rumah Mahal Buat Pemerintah Goyang, Pemilu Dipercepat


Most Popular
Features