CLOSE AD
MARKET DATA
Internasional

Raja Salman Ngamuk, Saudi Terjunkan 100 Jet Tempur Gempur Houthi

sef,  CNBC Indonesia
05 October 2026 21:50
Kelompok Houthi di Yaman merilis rekaman yang diklaim memperlihatkan lokasi jatuh dan puing-puing jet tempur F-15 milik Arab Saudi di Provinsi Marib, Rabu (16/9/2026) waktu setempat. (via REUTERS/Houthi Military Media)
Foto: Kelompok Houthi di Yaman merilis rekaman yang diklaim memperlihatkan lokasi jatuh dan puing-puing jet tempur F-15 milik Arab Saudi di Provinsi Marib, Rabu (16/9/2026) waktu setempat. (via REUTERS/Houthi Military Media)

Jakarta, CNBC Indonesia - Koalisi militer pimpinan Arab Saudi mengumumkan partisipasinya dalam serangan baru pemerintah Yaman, menargetkan kelompok Houthi, Senin (5/10/2026). Sebanyak 100 jet tempur dikerahkan dalam serangan saat fajar untuk memberikan perlindungan udara bagi pasukan darat.

"(Sebanyak) 100 jet tempur berpartisipasi pada fajar hari ini dalam Operasi Fajar Yaman (Dawn of Yemen)," tulis juru bicara koalisi, Mayor Jenderal Turki al-Maliki, di platform X, merujuk pada nama serangan baru.

"Dukungan udara sepanjang waktu bagi angkatan bersenjata Yaman di lapangan," tambahnya.

Pengumuman koalisi tersebut muncul setelah militer Yaman menyatakan telah melancarkan serangkaian serangan luas terhadap target-target Houthi pada hari Senin. Ini menyusul deklarasi pemerintah Yaman yang diakui secara internasional mengenai kampanye baru untuk merebut kembali seluruh wilayah.

Kelompok Houthi yang didukung Iran telah mencatat kemajuan baru dalam beberapa pekan terakhir, dengan menguasai sebagian besar garis pantai Laut Merah yang krusial bagi jalur pelayaran internasional dan wilayah di sekitar Selat Bab al-Mandab. Dalam konflik melawan pemerintah, Houthi melancarkan serangan kilat pada bulan September yang menewaskan ratusan kombatan dari kedua belah pihak dan, menurut data PBB, memaksa lebih dari 145.000 orang mengungsi dari rumah mereka.

Yaman merupakan salah satu negara termiskin di dunia. Negara ini masih dilanda krisis kemanusiaan hebat yang terus berlangsung sejak perang saudara pecah pada tahun 2014.

(sef/sef) [Gambas:Video CNBC]
Next Article Jet Arab Saudi Ditembak Houthi, AS Deal Jual 48 F-35 Rp427 T ke Riyadh


Most Popular
Features