MARKET DATA

Angkat KM Virgo dari Dasar Laut Butuh Waktu 3 Bulan, Ini Tahapannya

Ferry Sandi,  CNBC Indonesia
24 September 2026 20:25
Tim penyelam Basarnas Special Group (BSG) berhasil menemukan satu korban KM Virgo Transport 8 yang tenggelam di perairan Laut Jawa, Kalimantan Selatan, pada Minggu (20/9/2026). (Dok. Basarnas)
Foto: Tim penyelam Basarnas Special Group (BSG) berhasil menemukan satu korban KM Virgo Transport 8 yang tenggelam di perairan Laut Jawa, Kalimantan Selatan, pada Minggu (20/9/2026). (Dok. Basarnas)

Jakarta, CNBC Indonesia - Harapan keluarga korban Kapal Motor (KM) Virgo Transport 8 untuk menemukan anggota keluarganya belum berakhir. Komisi V DPR RI meminta operasi pencarian dan evakuasi korban kapal yang tenggelam di perairan Laut Jawa itu terus dilakukan hingga dipastikan tidak ada lagi jasad yang terjebak di dalam kapal.

"Keluarga korban banyak menghubungi kami, Pak, di sini. Minta supaya operasi ini jangan dihentikan sampai dipastikan, kan kapal udah ketemu nih posisinya," kata Ketua Komisi V DPR RI Lasarus dalam rapat bersama Basarnas di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (24/9/2026).

Dalam rapat tersebut, Lasarus juga meminta penjelasan mengenai kondisi terkini KM Virgo Transport 8 kepada Kepala Basarnas Mohammad Syafii. Sebagian badan kapal disebut sudah menyentuh dasar laut, sementara bagian lainnya masih terlihat dari permukaan.

"Jadi untuk kapal sebagian sudah benar-benar sudah menyentuh di dasar," jawab Syafii.

Syafii juga menyebut masih terdapat kemungkinan ruang berisi udara di dalam badan kapal. Hal itu terlihat ketika tim melakukan pemeriksaan dan menemukan adanya tekanan udara yang keluar maupun tertarik dari bagian kapal.

Tim penyelam Basarnas Special Group (BSG) berhasil menemukan satu korban KM Virgo Transport 8 yang tenggelam di perairan Laut Jawa, Kalimantan Selatan, pada Minggu (20/9/2026). (Dok. Basarnas)Tim penyelam Basarnas Special Group (BSG) berhasil menemukan satu korban KM Virgo Transport 8 yang tenggelam di perairan Laut Jawa, Kalimantan Selatan, pada Minggu (20/9/2026). (Dok. Basarnas) Foto: Tim penyelam Basarnas Special Group (BSG) berhasil menemukan satu korban KM Virgo Transport 8 yang tenggelam di perairan Laut Jawa, Kalimantan Selatan, pada Minggu (20/9/2026). (Dok. Basarnas)

"Kemungkinan masih ada, dengan kami melihat secara visual pada saat ada pemecahan masih ada kadang-kadang ada pressure yang keluar, juga ada pressure yang ketarik. Itu yang kami lihat," ujar Syafii.

Kondisi tersebut membuat bangkai kapal menjadi salah satu titik penting dalam pencarian korban. Basarnas sebelumnya menemukan indikasi masih adanya korban di dalam kapal sehingga meminta proses pengangkatan atau salvage dilakukan secara paralel dengan operasi pencarian.

"Pada saat itu kami sampaikan, karena kami sudah bisa melihat bahwa di dalam itu masih ada korban-korban yang masih ada, kami meminta agar pelaksanaannya itu bisa dilaksanakan paralel, artinya dipercepat untuk bisa dilaksanakan. Dan sekarang memang dalam proses," kata Syafii.

Namun, pengangkatan KM Virgo bukan pekerjaan yang bisa dilakukan dalam hitungan hari. Basarnas memperkirakan proses salvage paling cepat membutuhkan waktu tiga bulan karena terdapat sejumlah tahapan teknis yang harus dilakukan.

"Paling cepat tiga bulan," jawab Syafii saat ditanya mengenai perkiraan waktu pengangkatan kapal.

Salah satu tahapan yang harus dilakukan adalah menguras bahan bakar kapal terlebih dahulu sesuai ketentuan. Langkah tersebut diperlukan untuk mencegah risiko pencemaran laut selama proses pengangkatan bangkai kapal.

"Untuk bisa melakukan operasi ini kami sampaikan bahwa kecelakaan kapal ini membutuhkan penanganan khusus dengan tenaga yang memiliki kompetensi khusus didukung oleh teknologi," ujarnya.

(fys/wur) [Gambas:Video CNBC]
Next Article Bangkai Kapal Virgo Transport 8 Bakal Diangkut-126 Korban Terus Dicari


Most Popular
Features