Rosan Sambangi Kantor Bahlil, Bahas Apa?
Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM Rosan Roeslani diketahui baru saja menyambangi kantor Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) pada Rabu (23/9/2026). Adapun, kedatangan Rosan tersebut untuk menghadiri rapat bersama Menteri ESDM Bahlil Lahadalia.
Juru Bicara Kementerian ESDM Dwi Anggia membenarkan adanya pertemuan tersebut. Meski demikian, ia belum dapat membeberkan secara detail mengenai agenda maupun poin-poin yang dibahas dalam rapat antara Rosan dan Bahlil.
"Sudah selesai (rapatnya)," ujar Dwi singkat kepada CNBC Indonesia, saat dikonfirmasi mengenai pertemuan tersebut, Rabu (23/9/2026).
Sebagaimana diketahui, beberapa waktu belakangan ini Presiden Prabowo Subianto memerintahkan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menyusun langkah pengembangan bahan bakar minyak (BBM) campuran bioetanol 50% atau E50. Hal tersebut menyusul kesuksesan program biodiesel B50 yang telah berjalan.
Bahlil mengatakan pemerintah diminta mempelajari keberhasilan B50 dan menerapkan pendekatan serupa dalam penyusunan program E50. Hal itu disampaikan Prabowo dalam Sidang Paripurna Dewan Energi Nasional (DEN) di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (17/9/2026).
"Kami juga telah memutuskan bahwa untuk jangka panjang kita mempelajari tentang kesuksesan daripada B50. Berangkat belajar dari ini, Bapak Presiden tadi memerintahkan untuk segera menyusun langkah-langkah yang sama untuk kita membangun E50," ujar Bahlil usai sidang DEN dikutip dari akun instagram resmi Kementerian ESDM, Rabu (23/9/2026).
Menurut dia, pengembangan E50 menjadi salah satu langkah untuk mendorong ketersediaan BBM dari dalam negeri. Hal ini sejalan dengan tingginya konsumsi BBM nasional.
Bahlil lantas mencatat konsumsi solar nasional mencapai sekitar 39 juta kiloliter (KL) per tahun, sedangkan konsumsi bensin berada di kisaran 39 juta hingga 40 juta KL per tahun.
"Kita tahu konsumsi BBM kita untuk solar kita per tahun 39 juta kl dan bensin sama hampir 39-40 juta ini sebagai bentuk daripada mendorong ketersediaan bbm dalam negeri," kata Bahlil.
(pgr/pgr) [Gambas:Video CNBC]