Harga AC Naik Berkali-kali Sejak Awal 2026, Penjual Sampai Bingung
Jakarta, CNBC Indonesia - Harga air conditioner (AC) di pasaran mulai mengalami kenaikan dibandingkan tahun lalu. Konsumen yang sebelumnya masih bisa menemukan AC dengan harga sekitar Rp3 jutaan kini harus menyiapkan dana lebih besar untuk mendapatkan unit baru.
Penjual AC di area pasar Ciputat, salah satunya Hidayat, mengungkapkan kenaikan harga terasa ketika konsumen mencari AC untuk menggantikan unit lama yang sudah berulang kali diperbaiki. Dari pantauan CNBCÂ Indonesia di lokasi, berbagai pilihan AC 1 PK yang ditawarkan pedagang kini berada di kisaran Rp3,8 juta hingga hampir Rp5 juta, tergantung merek dan paket pemasangan.
"Rp3,1-3,2 juta nggak ada sekarang yang 1PK. Tetap di atas Rp3,5 juta. Paling murah Rp3,5 juta," ujar Hidayat, Selasa (22/9/26).
Perubahan harga tersebut membuat konsumen membandingkan harga AC saat ini dengan kondisi akhir tahun sebelumnya. Saat itu, konsumen mengaku masih pernah mendapatkan penawaran AC di kisaran Rp3,1 juta-Rp3,2 juta.
"Awal tahun naik. Awal tahun naik, iya. Sekarang sudah enggak ada yang Rp3 juta tipis untuk 1PK. Pipa naik, AC naik. Naiknya bukan sekali, berkali-kali," kata Hidayat.
Harga yang ditawarkan juga berbeda berdasarkan merek. Untuk AC Sharp 1 PK lengkap dengan pemasangan, misalnya, Hidayat menyebut harganya mencapai Rp3,85 juta, sementara Gree 1 PK dengan pemasangan berada di sekitar Rp4,7 juta. Namun harga bergantung pada jenis ACnya.
"Gree 1 PK sama pasang dia harga di Rp4.700.000. Dia naiknya tinggi," ujar Hidayat.
Hidayat juga menyebut kenaikan harga tidak hanya terjadi pada satu jenis barang. Pergerakan harga komponen dan produk elektronik membuat pedagang harus menyesuaikan harga jual di tengah kondisi pasar yang berubah.
"Naik semua. Makanya kadang-kadang ekonomi enggak nambah, barang pada naik semua, elektronik naik semua. Sebagai penjual bingung juga kadang-kadang," kata Hidayat.