MARKET DATA

Ada DSI, Prabowo Yakin Penghasilan RI Bakal Naik 30%

Tim Redaksi,  CNBC Indonesia
17 September 2026 13:20
Presiden Prabowo Subianto dalam dialog bersama jurnalis senior dan pakar di Padepokan Garuda Yaksa, Hambalang, Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat, Minggu (6/9/2026). (Dok. Tim Media Prabowo Subianto)
Foto: Presiden Prabowo Subianto dalam dialog bersama jurnalis senior dan pakar di Padepokan Garuda Yaksa, Hambalang, Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat, Minggu (6/9/2026). (Dok. Tim Media Prabowo Subianto)

Jakarta, CNBC Indonesia - Presiden RI Prabowo Subianto meyakini penghasilan Indonesia dari pengelolaan sumber daya alam (SDA) berpotensi meningkat setidaknya 30%. Hal tersebut didukung upaya pemerintah menertibkan pengelolaan SDA, termasuk melalui PT Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI) dan kebijakan ekspor satu pintu.

Prabowo mengatakan Indonesia memiliki kekuatan fundamental ekonomi yang kuat karena ditopang oleh kekayaan sumber daya alam yang besar. Namun, menurutnya, nilai ekonomi dari SDA tersebut selama ini belum sepenuhnya terkendali.

Menurut dia, kekuatan tersebut salah satunya berasal dari besarnya vast natural resources atau sumber daya alam yang dimiliki Indonesia.

"Kekuatan fundamental ekonomi kita ini kuat, ya. Pertama, kita punya vast natural resources. Masalahnya adalah nilai itu selama ini tidak terkendali. Nah ini sedang kita tertibkan," kata Prabowo dalam dialog bersama para Jurnalis Senior dan Pakar di Padepokan Garuda Yaksa, Hambalang, Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat, Minggu (6/9/2026), yang disiarkan CNBC Indonesia, Rabu (16/9/2026).

Prabowo mengatakan pemerintah akan melakukan penertiban melalui sejumlah kebijakan, termasuk penerapan ekspor satu pintu melalui PT DSI.

Selain meningkatkan nilai pengelolaan SDA, Prabowo mengatakan keberadaan DSI akan memungkinkan pemerintah mengikuti transaksi yang berkaitan dengan pengelolaan sumber daya tersebut.

"Ini potensi kita bisa dapat peningkatan minimal 30% penghasilan. Kedua, dengan DSI kita bisa mengikuti semua transaksi. Semua transaksi," kata dia.

(pgr/pgr) [Gambas:Video CNBC]
Next Article Siap-Siap! 1 Januari 2027 Komoditas Ekspor Lewat DSI Bakal Ditambah


Most Popular
Features