MARKET DATA

Usul Mutasi Pejabat era Purbaya Batal, Bos Pajak: Banyak Nama Ajaib!

Chandra Dwi Pranata,  CNBC Indonesia
16 September 2026 19:15
Dirjen Pajak Bimo Wijayanto saat mengikuti rapat kerja dengan Komisi XI DPR RI di Komplek Parlemen, Jakarta, Senin (15/6/2026). (Tangkapan Layar Youtube/TVR Parlemen)
Foto: Dirjen Pajak Bimo Wijayanto saat mengikuti rapat kerja dengan Komisi XI DPR RI di Komplek Parlemen, Jakarta, Senin (15/6/2026). (Tangkapan Layar Youtube/TVR Parlemen)

Jakarta, CNBC Indonesia-Mutasi pejabat saat Purbaya Yudhi Sadewa menjabat sebagai Menteri Keuangan beberapa waktu lalu membuat kegaduhan internal. Salah satunya karena ada beberapa nama ajaib.

Demikianlah disampaikan Direktur Jenderal Pajak Bimo Wijayanto kepada awak media di kantornya, Rabu (16/9/2026)

Bimo bersama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama kemudian mengusulkan kepada Menteri Keuangan baru Suahasil Nazara agar mutasi besar-besaran itu dibatalkan.

"Itu kan usulan kita, rotasi, cuma memang ada beberapa yang nama-nama ajaib yang tidak ikut proses assessment, talent management, kemudian itu yang membuat saya dan Dirjen Bea Cukai meminta untuk ditunda dahulu, dibatalkan," tegasnya.

Mutasi tersebut terjadi pada 10 September 2026, beberapa hari sebelum jabatan Purbaya dicopot oleh Presiden Prabowo Subianto. Jumlah pejabat yang dimutasi mencapai ratusan orang.

"Karena sinyalnya nggak bagus bagi pasukan yang lain, yang sudah ikut susah payah, ikut assessment, ikut ujian, ikut talent management," kata Bimo.

(chd/mij) [Gambas:Video CNBC]
Next Article Bos Pajak & Bea Cukai Usul Perombakan Pegawai era Purbaya Dibatalkan


Most Popular
Features