Kupas Tuntas Strategi Penguatan Sektor EV di Tengah Disrupsi Global
Jakarta, CNBC Indonesia - Industri otomotif Indonesia telah menghadapi banyak dinamika dalam beberapa tahun terakhir ini. Mulai dari lesunya penjualan kendaraan hingga terdisrupsinya rantai pasok global.
Di tengah gejolak geopolitik global, pelaku industri otomotif dunia bahkan terancam dengan tersendatnya pasokan komponen dan bahan baku. Sementara di Indonesia, tekanan industri otomotif bertambah seiring melemahnya nilai tukar Rupiah yang meningkatkan biaya impor.
Di sisi lain, pasar kendaraan listrik dunia saat ini masih terus berkembang, tak terkecuali di Indonesia. Dengan demikian, persaingan di dalam industri otomotif pun kian kompetitif di tengah pulihnya daya beli dan makin banyaknya pemain kendaraan listrik yang masuk ke Indonesia.
Untuk itu, dalam mendorong pengembangan kendaraan listrik di Indonesia, dibutuhkan dukungan kuat dari pemerintah agar pelaku industri bisa bertahan di tengah geopolitik global.
Lalu seperti apa sebenarnya arah kebijakan Pemerintah dalam menjaga ketahanan industri otomotif di Indonesia baik kendaraan konvensional (ICE) maupun kendaraan listrik (EV)? Dan bagaimana pandangan para pelaku industri terkait berbagai isu tersebut?
Hal tersebut akan dibahas dalam acara Coffee Morning yang digelar oleh CNBC Indonesia bersama Bank DBS Indonesia pada Rabu, 16 September 2026. Acara tersebut mengusung tema "Beyond EV: Building a Resilient Automotive Ecosystem Amid Global Supply Chain Shifts".
Untuk mengulas industri ini lebih dalam, Bank DBS Indonesia dan CNBC Indonesia menghadirkan sejumlah pembicara dari berbagai pemangku kepentingan. Antara lain, Direktur Institutional Banking Group Bank DBS Indonesia Anthonius Sehonamin, Direktur Jenderal lndustri Logam, Mesin, Alat Transportasi dan Elektronika Kementerian Perindustrian Setia Diarta, Sekjen Asosiasi Ekosistem Mobilitas Listrik (AEML) Rian Ernest Tanudjaja, CEO PT Mobil Anak Bangsa Indonesia Kelik Irwantono, Wakil Direktur Utama PT Selamat Sempurna Tbk Ang Andri Pribadi, Head of Large Corporates, Institutional Banking Group, Bank DBS Indonesia Ello Hanson.
Para narasumber akan membahas langkah konkret dan sinergi Indonesia dalam memperkuat rantai nilai dan ekosistem. Melalui forum ini, diharapkan terbangun diskusi yang konstruktif dan kolaboratif antar pemangku kepentingan demi mewujudkan kedaulatan pangan yang tangguh di tengah disrupsi global.
Adapun Bank DBS Indonesia sebagai bank yang sangat fokus pada konsep sustainability dan turut berpartisipasi secara langsung dalam mendukung kesinambungan bisnis para nasabahnya akan menyampaikan insights terkait prospek industri otomotif, dan memfasilitasi para pemangku kepentingan di sektor otomotif untuk berdiskusi terkait berbagai langkah strategis yang perlu dilakukan untuk menjaga kesinambungan dan mendorong pertumbuhan industri otomotif di masa depan.
Coffee Morning CNBC Indonesia didukung oleh Bank DBS Indonesia. Pantau terus cnbcindonesia.com dan CNBC Indonesia TV untuk update informasi seputar ekonomi dan bisnis.
Â
(rah/rah) [Gambas:Video CNBC]