MARKET DATA
Internasional

Kronologi Rp10 M 'Nyempil' di Sofa & Hilang Buat Presiden Mau Lengser

sef,  CNBC Indonesia
11 September 2026 15:12
Sofa Presiden RI. (Ist Detikcom)
Foto: Ilustrasi (Ist Detikcom)

Jakarta, CNBC Indonesia - Uang yang disimpan di sofa buat geger Afrika Selatan (Afsel). Sang Presiden, Cyril Ramaphosa, bahkan terancam dilengserkan.

Hal ini terkait skandal "Phala Phala" merujuk penginapan satwa liar milik sang Ramaphosa. Sebuah kejadian pencurian menjadi viral, saat maling berhasil membawa kabur uang tunai senilai US$580.000 (sekitar Rp10,18 miliar), yang tersembunyi secara rahasia di sofa penginapan itu.

Bagaimana Kronologinya?

Pencurian itu terjadi tahun 2020. Tapi, kasus tersebut mencuat ke publik pada Juni 2022.

Ini setelah mantan kepala badan intelijen Afsel, Arthur Fraser, melaporkan kasus itu ke polisi. Ia menuduh Ramaphosa melakukan sejumlah pelanggaran.

Dikatakan bahwa ada "operasi rahasia di luar catatan resmi pemerintah" untuk mendapatkan kembali uang tersebut. Hal ini akhirnya memberikan "senjata ampuh" bagi oposisinya untuk menggugat janji Ramaphosa mengenai "pemerintahan yang bersih".

Parlemen pun mengajukan upaya penyelidikan. Meski demikian, mengutip The Financial Times Jumat (11/9/2026), tim kuasa hukum Ramaphosa berupaya agar penyelidikan dinyatakan tidak sah dan dibatalkan.

South Africa's President Cyril Ramaphosa attends the 46th Ordinary Summit of the Southern African Development Community (SADC) in Durban, KwaZulu-Natal, South Africa, August 17, 2026. Jairus Mmutle/GCIS/Handout via REUTERS THIS IMAGE HAS BEEN SUPPLIED BY A THIRD PARTYSouth Africa's President Cyril Ramaphosa attends the 46th Ordinary Summit of the Southern African Development Community (SADC) in Durban, KwaZulu-Natal, South Africa, August 17, 2026. Jairus Mmutle/GCIS/Handout via REUTERS THIS IMAGE HAS BEEN SUPPLIED BY A THIRD PARTY Foto: via REUTERS/Jairus Mmutle

Uang dari Penjualan Kerbau?

Ramaphosa mengatakan uang tersebut berasal dari dari penjualan kerbau kepada seorang pengusaha asal Sudan. Namun tak semua orang percaya.

Bahkan penjelasannya memicu gelak tawa sekaligus skeptisme. Tapi bagaimana Ramaphosa berusaha merebut uang itu kembali menjadi pertanyaann.

Intinya ada tiga persoalan dibalik uang tersebut. Tak hanya bagaimana cara pencuri itu ditangani dan benarkah ada operasi rahasi, dari mana asal usul uang itu sebenarnya, lalu apakah Ramaphosa melanggar kewajiban konstitusional sebagai presiden.

Dimakzulkan?

Sebenarnya di 2022 temuan penyelidik parlemen mengatakan terdapat "cukup bukti untuk meminta pertanggungjawaban Ramaphosa". Namun, Majelis Nasional, yang saat itu dikuasai partainya ANC, memutuskan untuk tidak melanjutkan proses penyelidikan pemakzulan secara penuh.

Namun, partai-partai oposisi menggugat keputusan tersebut ke pengadilan. Pada Mei 2026 ini, Mahkamah Konstitusi memerintahkan parlemen untuk menghidupkan kembali proses pemakzulan.

Hingga hari ini, sebenarnya kasus masih bergulir. Ini akan menentukan nasib Ramphosa dan potensi ia tergeser dari kursi kepresidennya.

"Partai-partai oposisi telah mencicipi kemenangan awal," ujar seorang petugas advokasi di Judges Matter, lembaga pemantau hukum di Universitas Cape Town, Mbekezeli Benjamin.

"Hal ini akan melemahkannya secara signifikan, serta turut melemahkan faksi pendukungnya maupun calon penerusnya kelak," tambah Benjamin

(sef/sef) [Gambas:Video CNBC]
Next Article Gara-gara Uang Rp10 M Hilang dari Sofa, Presiden Ini Mau Dimakzulkan


Most Popular
Features