MARKET DATA

Heboh Kabar KA Bandara Soetta Jadi KRL Priok-Kota, KCI Buka Suara

Wiji Nur Hayat,  CNBC Indonesia
10 September 2026 06:25
KA Bandara Soekarno-Hatta Mulai Beroprasi, Ada Sekat Pembatas Kursi. (CNBC Indonesia/ Tri Susilo)
Foto: KA Bandara Soekarno-Hatta Mulai Beroprasi, Ada Sekat Pembatas Kursi. (CNBC Indonesia/ Tri Susilo)

Jakarta, CNBC Indonesia - PT KAI Commuter Indonesia (KCI) buka suara soal heboh soal KA Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) disiapkan untuk menjadi KRL pink line atau dari Stasiun Jakarta Kota menuju Stasiun Tanjung Priok.

VP Corporate Secretary KAI Commuter (KCI), Karina Amanda mengungkapkan secara singkat bahwa hal tersebut masih dalam pembahasan.

"Saat ini masih dalam pembahasan. Nanti kami akan update kepastian dan rilisnya," ungkap Karina kepada CNBC Indonesia, Kamis (10/9/2026).

Sebelumnya muncul kabar yang menyebut KA Bandara Soetta disiapkan untuk melayani KRL jalur Priok-Kota. Dari sejumlah video yang beredar, terlihat sarana cadangan KA Bandara Soetta tengah melakukan pengecekan lintasan pada rute Jakarta Kota-Tanjung Priok.

Sementara itu, 2 rangkaian KRL Commuter Line seri Tokyo Metro yang biasa melayani Jakarta Kota-Tanjung Priok nantinya bakal dipindah ke rute Jakarta Kota-Bogor.

KCI memang tengah kekurangan armada di jalur Jakarta Kota-Bogor atau Red Line. Ini disebabkan karena ada 7 rangkaian KRL baru produksi PT Industri Kereta Api (Persero) atau INKA yang tiba-tiba harus masuk bengkel untuk menjalani pemeriksaan menyeluruh. Langkah ini dilakukan PT KAI Commuter Indonesia (KCI) bersama INKA terhadap KRL seri iE305.

Pemeriksaan tersebut dimulai sejak 7 September 2026, dan untuk sementara dijadwalkan berlangsung hingga akhir bulan ini. Imbasnya, KCI harus melakukan penyesuaian terhadap sejumlah perjalanan Commuter Line atau KRL, khususnya di lintas Bogor.

PT Railink meluncurkan Kereta Api (KA) Bandara Premium dari dan ke Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) dengan tarif murah, Jakarta, Kamis (1/4/2021). KA Bandara dibandrol mulai dari Rp 5 ribu per penumpang. (CNBC Indonesia/Tri Susilo)PT Railink meluncurkan Kereta Api (KA) Bandara Premium dari dan ke Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) dengan tarif murah, Jakarta, Kamis (1/4/2021). KA Bandara dibandrol mulai dari Rp 5 ribu per penumpang. (CNBC Indonesia/Tri Susilo) Foto: PT Railink meluncurkan Kereta Api (KA) Bandara Premium dari dan ke Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) dengan tarif murah, Jakarta, Kamis (1/4/2021). KA Bandara dibandrol mulai dari Rp 5 ribu per penumpang. (CNBC Indonesia/Tri Susilo)

"Kami, KCI lagi bersama INKA sedang melakukan general check up untuk KRL seri iE305 yang diproduksi INKA, mulai tanggal 7 (September) kemarin," kata Karina.

Karina menjelaskan, pemeriksaan tersebut tidak hanya dilakukan terhadap satu rangkaian. Sebanyak tujuh train set KRL iE305 dijadwalkan menjalani general check up secara bertahap.

"Untuk sementara ini kita jadwalkan karena ada total tujuh train set, jadi dimulai tanggal 7 sampai dengan tanggal 30 September 2026, sementara ini," ujarnya.

Masuknya tujuh rangkaian KRL produksi INKA ke masa pemeriksaan membuat KCI perlu mengatur ulang pola perjalanan Commuter Line. Dari sisi operasional, terdapat 17 perjalanan yang mengalami penyesuaian dan seluruhnya berada di lintas Bogor.

"Iya, jadi dengan general check up yang dilakukan terhadap tujuh trainset, kemudian kami melakukan penyesuaian jadwal perjalanan Commuter Line (KRL), sehingga untuk saat ini dari 17 perjalanan terjadi penyesuaian, memang masih seluruhnya di lintas Bogor Line," ungkap dia.

Penyesuaian tersebut turut membuat jumlah perjalanan KRL yang dijalankan KCI pada hari kerja berkurang selama masa pemeriksaan.

Sebelum general check up dimulai, KCI mengoperasikan sebanyak 1.065 perjalanan per hari pada hari kerja. Namun, jumlah tersebut menjadi 1.048 perjalanan per hari selama tujuh train set KRL produksi INKA menjalani pemeriksaan.

(wur/wur) [Gambas:Video CNBC]
Next Article 7 KRL Baru CLI-225 Dipaksa Masuk Bengkel, INKA Buka Suara


Most Popular
Features