MARKET DATA

Heboh Pengamat Kanada Ramal Gempa M9,0 Intai RI 2026-BMKG Ingatkan Ini

Damiana,  CNBC Indonesia
08 September 2026 11:37
ilustrasi gempa
Foto: ilustrasi gempa (detik.com/Mindra Purnomo)

Jakarta, CNBC Indonesia - Warga RI dihebohkan dengan video yang diunggah Frankie MacDonald di kanal Youtube miliknya. Dalam video berdurasi tak sampai 1 menit itu, MacDonald mengingatkan agar warga RI bersiap menghadapi gempa dahsyat yang berpotensi mengguncang Indonesia sebelum akhir tahun 2026.

Dalam deskripsi profilnya, MacDonald mengaku melakukan reportase mandiri terkait kondisi cuaca, termasuk laporan cuaca ekstrem seperti badai dan topan. Di jagad maya, dia dikenal sebagai pengamat/ ahli meteorologi amatir dari Kanada.

"Live dari Sidney, Nova Scotia (Kanada). Warga Indonesia bersiap menghadapi gempa bumi dahsyat yang akan mengguncang kapan saja sebelum akhir tahun 2026.
Saya ingin semua warga Indonesia bersiap akan gempa dahsyat," kata MacDonald, dikutip dari tayangan video yang diunggah pada 3 September 2026 itu.

Video itu kini terpantau sudah ditonton skeitar 6.258 kali, dan disukai 147 kali, mendapat 43 komentar.

"Gempa dahsyat kembali akan menghantam Indonesia sebelum akhir tahun 2026. Yang akan memicu banyak kerusakan massif, termasuk di Jakarta dan Jawa," katanya lagi.

"Gempa itu akan berkekuatan M7,0 bahkan M9,0," tambah MacDonald.

Dia pun meminta agar Indonesia segera melakukan pelatihan terkait upaya keselamatan jika terjadi gempa bumi. Dan, agar semua warga RI bersiap, dimulai dengan langkah kecil, seperti menyimpan barang-barang dengan aman di tempatnya. Termasuk, menyimpan piring-piring/ perabotan, dikunci aman di dalam lemari.

"Dan pastikan anda mempunyai persediaan medis, peralatan dan perlengkapan darurat, senter, lilin, radio dan baterai ekstra, generator, air minum dalam kemasan juga," katanya.

Dia mengimbau semua warga RI selalu pasang mata dan telinga dengan perkembangan yang ada.

Dan, MacDonald pun menegaskan, gempa tidak bisa diprediksi.

"Kita tidak bisa memprediksi gempa. Gempa pasti akan terjadi tapi anda harus selamat dan aman. Jangan sampai anda terjebak saat gempa bumi terjadi," kata MacDonald.

Lantas, bagaimana respons otoritas di Indonesia?

Direktur Gempa Bumi dan Tsunami BMKG Wijayanto mengatakan, wilayah Indonesia memang terletak di daerah yang rawan gempa.

"Sudah berkali-kali juga kita sosialisasikan. Ada ancaman dari sumber megathrust dan sesar aktif. Namun kapan dan di mana secara pasti tidak bisa dipastikan. Belum ada teknologi yang memprediksi gempa secara tepat waktu dan lokasinya," kata Wijayanto.

Merespons prediksi MacDonald yang dikaitkan dengan gempa yang terjadi di Indonesia, Wijayanto menyebutnya sebagai hal yang kebetulan. Di mana, pada 2 April 2026, MacDonald memprediksi potensi gempa yang akan mengguncang Indonesia.

Sebagai informasi, pada Kamis 02 April 2026 pukul 05.48.14 WIB wilayah Pantai Barat Daya Pulau Mayau, Batang Dua, Ternate, Maluku Utara diguncang gempa tektonik dengan magnitudo M7,6. Mengutip BMKG, episenter gempa bumi terletak pada koordinat 1,25° LU ; 126,27° BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 132 Km arah Barat Laut Ternate, Maluku Utara pada kedalaman 33 km. Gempa tersebut memicu gempa di sejumlah wilayah, hingga ke Sulawesi Utara.

"Itu kebetulan saja. secara rata-rata di Indonesia terjadi dua kali gempa per tahun dengan magnitudo lebih dari M7,0. Bahkan di 2026 sampai Agustus ini sudah ada dua kali gempa di atas M7,0 yaitu di Flores dan Maluku Utara," tegas Wijayanto.

"Indonesia adalah daerah rawan gempa. Gempa dapat terjadi kapan saja, gempa belum dapat diprediksi kapan dan di mana akan terjadi secara tepat," tukasnya.

Karena itu, dia mengimbau warga RI waspada tapi tetap tenang.

"Masyarakat Indonesia diimbau agar tetap tenang dan waspada serta tidak terpengaruh informasi yang belum terverifikasi, khususnya yang beredar melalui media sosial," ucapnya.

"Langkah mitigasi yang dapat dilakukan seperti pengetahuan cara selamat, langkah evakuasi, perkuatan bangunan, penguatan rambu evakuasi, dan lain-lain. Informasi resmi mengenai peringatan dini tsunami hanya bersumber dari BMKG, melalui kanal [website bmkg.go.id, aplikasi infoBMKG, dan @infoBMKG]," tegas Wijayanto.

Pengamat bencana dan cuaca asal Kanada, Frankie MacDonald menyatakan prediksinya bahwa Indonesia berpotensi mengalami gempa besar sebelum akhir 2026. (X/@frankiemacd)Pengamat bencana dan cuaca asal Kanada, Frankie MacDonald menyatakan prediksinya bahwa Indonesia berpotensi mengalami gempa besar sebelum akhir 2026. (X/@frankiemacd) Foto: Pengamat bencana dan cuaca asal Kanada, Frankie MacDonald menyatakan prediksinya bahwa Indonesia berpotensi mengalami gempa besar sebelum akhir 2026. (X/@frankiemacd)

(dce/dce) [Gambas:Video CNBC]
Next Article Penjelasan BMKG Pemicu Gempa Dangkal M4,3 Goyang Cianjur-Jakarta


Most Popular
Features