Heboh Gaji Menteri Tetangga RI Tembus Rp 15-30 Miliar, Tertinggi Dunia
Jakarta, CNBC Indonesia - Gaji menteri di negara tetangga RI, Singapura, membuat heboh. Pemerintah Perdana Menteri (PM) Lawrence Wong bahkan akan membahasnya dengan parlemen, Selasa esok.
Perlu diketahui, saat ini Singapura membayar para pemimpin politiknya dengan gaji tertinggi di dunia. Dilaporkan menteri junior membawa pulang S$1,100,000 (sekitar Rp15,31 miliar) per tahun dan perdana menteri (PM) mendapatkan S$2,200,000 (Rp30,62 miliar) per tahun.
Padahal, pendapatan rata-rata warga Singapura hanya sebesar S$5.775 (Rp 80,32 juta) pada tahun 2025. Hal tersebut membuat angka ketidakpuasan warga.
Situasi makin rumit karena inflasi merangkak naik hingga 2% pada bulan Juli. Bank sentral memperkirakan angka tersebut akan tetap tinggi hingga paruh kedua tahun 2027.
"Singapura menggunakan gaji 1.000 orang dengan penghasilan tertinggi di Singapura sebagai patokan gaji menteri, dengan mengatakan bahwa kualitas dan kemampuan 1.000 orang teratas," tulis Reuters, Senin (7/9/2026).
"Ini mencerminkan kualitas orang-orang yang dibutuhkan Singapura untuk pemerintahan yang baik," tambah situs web Divisi Pelayanan Publik negara tersebut.
Sebenarnya di 2012, Singapura telah memutuskan memangkas gaji menteri 36% seiring ketidakpuasan publik. Namun di 2017, komite pemerintah merekomendasikan kenaikan.
Tapi usulan tersebut tak diterapkan tahun itu. Kemudian di 2023, usulan kenaikan gaji datang lagi meski ditunda akibat ketidakpastian ekonomi.
Meski demikian, kasus korupsi yang jarang terjadi ke menteri di Singapura terjadi di 2024. Kala itu mantan Menteri Transportasi S. Iswaran dipenjara pada 2024 karena menghalangi proses hukum dan menerima hadiah senilai lebih dari S$300.000 (Rp 4,18 miliar).
"Pada hari Selasa, PM Lawrence Wong dan Menteri Koordinator Pelayanan Publik Chan Chun Sing akan memberikan tanggapan pemerintah terhadap rekomendasi komite mengenai gaji menteri," muat laman tersebut.
"Anggota parlemen akan memperdebatkan masalah ini pada akhir minggu ini," tambah media tersebut lagi.
Sementara itu, menurut data dari organisasi nirlaba PoliticalSalaries.com, CEO Hong Kong adalah orang dengan pendapatan tertinggi kedua di dunia dengan penghasilan US$719,000 (Rp 11,86 miliar) per tahun, diikuti oleh presiden Swiss dengan penghasilan US$606,000 (Rp 10 miliar). Sebagai perbandingan, PM Inggris menghasilkan US$230,000 (Rp 3,8 miliar) sementara Presiden AS Donald Trump memperoleh US$400,000 (Rp 7,05 miliar).