Danantara BUMN Progres Update

Video: Vaksin RI Mendunia, Bio Farma Ekspor Vaksin Polio ke 150 Negara

CNBC Indonesia TV,  CNBC Indonesia
07 September 2026 12:52

Jakarta, CNBC Indonesia- Bio Farma sebagai induk holding BUMN farmasi terus memperkuat fundamental dan kemandirian industri farmasi nasional melalui transformasi orientasi bisnis dan restrukturisasi keuangan.

Direktur Utama Bio Farma, Shadiq Akasya mengatakan BUMN Farmasi dilakukan dengan membuat skala bisnis yang efektif dan efisien sehingga produk yang tidak efisien dilakukan 'pruning' produksi. Selain itu bisnis model diarahkan agar semakin efisien seperti pada Kimia Farma terkait distribusi hingga apotek Kimia Farma sehingga dapat memperkuat fundamental keuangan, bahkan sejumlah perusahaan dalam BUMN Farma dilakukan restrukturisasi keuangan hingga injeksi pembiayaan

Khusus Bio Farma, baru-baru ini Induk Holding BUMN Farmasi ini meluncurkan Bio-TCV (Typhoid Conjugate Vaccine) yang merupakan vaksin tifoid konjugat yang dikembangkan di dalam negeri dan merupakan hasil kerjasama BIo Farma dan International Vaccine Institute (IVI).

Selain Vaksin tifoid, Bio Farma tengah mengembangkan Vaksin Rotavirus untuk pencegahan diare yang selama ini masih diimpor sehingga pada 2027 diharapkan bisa diproduksi dalam negeri. Selain itu Bi Farma juga mengembangkan vaksin HPV untuk mendukung eliminasi kanker serviks serta vaksin Hepatitis dewasa.

Meski demikian pengembangan vaksin membutuhkan Waktu lama setidaknya 7 tahun ini menjalin Bio Farma memperkuat Kerjasama dengan universitas, partner global hingga perusahaan riset. Bio Farma dalam memastikan ketahanan vaksin nasional namun juga membuka peluang ekspor vaksin hingga 150 negara seperti vaksin Polio yang bekerjasama dengan UNICEF.

Selengkapnya simak dialog Mercy Widjaja dengan Direktur Utama Bio Farma, Shadiq Akasya dalam Profit, CNBC Indonesia, Senin, 07/09/2026)


Bagikan:

Loading...
Loading...
Loading...