MARKET DATA

Gubernur Mirza: Lampung Daerah yang Kaya dengan Sumber Bahan Pangan

Romys Binekasri,  CNBC Indonesia
05 September 2026 10:33
Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal saat menyampaikan pemaparan dalam Lampung Financial Festival di Hotel Novotel, Bandar Lampung, Sabtu (5/9/2026). (CNBC Indonesia/Tri Susilo)
Foto: Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal saat menyampaikan welcoming remarks dalam Lampung Financial Festival di Hotel Novotel, Bandar Lampung, Sabtu (5/9/2026). (CNBC Indonesia/Tri Susilo)

Bandar Lampung, CNBC Indonesia - Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal memberikan opening remarks pada acara Lampung Financial Festival di Hotel Novotel, Bandar Lampung, Sabtu (5/9/2026). Dalam sambutannya, Mirza, sapaan akrab Rahmat Mirzani Djausal, memaparkan keunggulan Lampung dari sisi perekonomian.



"Lampung hari ini tumbuh 5,29% atau menjadi peringkat tertinggi kedua di Sumatra," ujarnya.

Menurut Mirza, pertumbuhan ekonomi Lampung didukung kekayaan provinsi tersebut dalam bentuk komoditas. Utamanya adalah komoditas pangan.

Sebagai contoh, lanjut dia, produksi gabah dan beras di Lampung menduduki urutan keenam secara nasional. Kemudian singkong berada di posisi pertama.

"Sekitar 60%-70% singkong nasional ada di Lampung," kata Mirza.

Politikus Partai Gerakan Indonesia Raya itu pun mengatakan kalau produksi nanas asal Lampung menduduki urutan pertama secara nasional. Menurut Mirza, sebanyak 23% nanas di dunia berasal dari Lampung.

Komoditas-komoditas lain asal Lampung pun mewarnai pasar domestik dan internasional seperti pisang, lada, tebu, kopi, karet, kelapa, cokelat, hingga kelapa sawit. Pun hasil peternakan dan perikanan seperti sapi, kambing, ayam pedaging, ayam petelur, ikan, udang, dan lain-lain.

"Kita bukan daerah yang banyak tambang tapi kita daerah kaya dengan sumber bahan pangan," ujar Mirza.

Lebih lanjut dia pun mengungkapkan, apabila seluruh penduduk Lampung yang berjumlah 9,8 juta mengonsumsi bahan pangan, masih ada surplus. Surplus tersebut yang kemudian dikirimkan ke saudara sebangsa dan setanah air di Jawa dan pulau-pulau lainnya.

"Artinya masyarakat Lampung, petani Lampung, selain memberi makan untuk diri sendiri juga memberi makan seluruh masyarakat yang ada di Indonesia," kata Mirza.

(miq/miq) [Gambas:Video CNBC]
Next Article Gubernur Mirza Beberkan Upaya Pemprov Lampung Jaga Keseimbangan Pangan


Most Popular
Features