MARKET DATA

Penguatan SDM Jadi Kunci Pengembangan Destinasi Wisata RI

Teti Purwanti,  CNBC Indonesia
27 August 2026 17:46
Direktur Utama InJourney, Maya Watono dalam program CNBC Indonesia Closing Bell di Jakarta, Kamis (27/8/2026). (CNBC Indonesia TV)
Foto: Direktur Utama InJourney, Maya Watono dalam program CNBC Indonesia Closing Bell di Jakarta, Kamis (27/8/2026). (CNBC Indonesia TV)

Jakarta, CNBC Indonesia - Ajang MotoGP seri Mandalika sukses menarik perhatian besar dari dunia internasional, dengan perputaran ekonomi mencapai Rp 4,9 triliun. Direktur Utama InJourney, Maya Watono mengatakan keberhasilan MotoGP Mandalika bukan hanya dari sisi perekonomian, namun juga dari sisi pariwisata dan pengembangan sumber daya manusia (SDM).

"Pengembangan sumber daya manusia di Indonesia yang bisa terjadi dengan adanya event-event internasional. Salah satu contoh dulu, pertama kali kita mengadakan MotoGP, seluruh marshal, seluruh workers itu dari Dorna, Spain, dan Italia, tidak ada satu pun warga lokal. Tapi sekarang fully semua 3.000 warga lokal," ungkap Maya kepada CNBC Indonesia dalam Danantara BUMN Progress Update, Rabu (26/8/2026).

Saat ini semua pekerja untuk MotoGP adalah pekerja lokal dari Nusa Tenggara Barat (NTB). Maya menambahkan, yang lebih membanggakan lagi, Indonesia juga sudah memberangkatkan marshal-marshal asal Indonesia untuk ikut andil dalam MotoGP Malaysia dan Jepang.

"Jadi sangat membanggakan bahwa memang elevation of human capital kita ini sebenarnya bisa terjadi dengan adanya transfer ilmu pengetahuan. Jadi selain ini adalah pengembangan destinasi dengan manfaat ekonomi yang sangat signifikan untuk NTB, dan untuk nasional, tapi juga peningkatan sumber daya manusia dan juga mission branding," tegas Maya.

Untuk diketahui, ajang MotoGP sejak dahulu terbukti mampu melahirkan talenta lokal berbakat dari Indonesia, seperti Doni Tata Pradita hingga Veda Ega Pratama. Hal ini yang membuat MotoGP begitu populer dan mampu membawa dampak besar bagi ekonomi ketika berlangsung di Indonesia.

Selain dari sisi pengembangan SDM, ajang MotoGP Mandalika juga memberikan nilai tambah pada ekonomi daerah. Maya menegaskan kehadiran ajang ini, membuat NTB semakin menarik di mata investor dan tidak hanya berhenti di satu event.

"Kalau sekarang kita jalan di Mandalika sudah ramai. Dari yang 5 tahun lalu sepi, sekarang sudah ramai dan ekonomi berputar. Jalanan lebih bagus, wisatawan asing juga masuk. Memang belum maksimal konektivitasnya, tetapi kelihatan sekali pertumbuhannya di sana," kata Maya.

(rah/rah) [Gambas:Video CNBC]
Next Article Pertamina Beri Pengalaman Kerja, 539 Peserta Magang Siap Berkontribusi


Most Popular
Features