MARKET DATA

Prabowo Kunjungi Lokasi Bencana NTT Hari Ini

Emir Yanwardhana,  CNBC Indonesia
26 August 2026 08:56
Presiden Prabowo Tiba di Pekanbaru, Turun Langsung Tangani Karhutla, 24 Agustus 2026. (Tangkapan layar youtube Setpres RI)
Foto: Pekanbaru

Jakarta, CNBC Indonesia - Presiden Prabowo Subianto akan melakukan kunjungan kerja ke Nusa Tenggara Timur (NTT), Rabu (26/8/2026). Kunjungan ini untuk melihat dan merasakan langsung kondisi masyarakat, serta memastikan penanganan bencana dan pemenuhan kebutuhan masyarakat telah berjalan baik.

"Kunjungan ini juga akan menjadi bagian dari upaya memastikan koordinasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, TNI, Polri, dan seluruh unsur terkait berjalan efektif dalam menangani dampak gempa di Pulau Flores, NTT," jelas Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, mengutip keterangan, Rabu (26/8/2026).

Prasetyo menjelaskan sejak awal presiden sudah memerintahkan penanganan dampak darurat gempa dan penyaluran bantuan dilakukan secara cepat, terarah, dan merata di seluruh wilayah terdampak bencana.

Dia mencontohkan, melalui Sekretariat Presiden misalnya, sejak 15 hingga 24 Agustus 2026 telah disalurkan bantuan logistik dan perlengkapan, antara lain 204,22 ton sembako, 27,71 ton makanan siap saji, 10,29 ton air mineral, serta obat-obatan, tenda, selimut, matras, peralatan komunikasi, hingga dua set rumah sakit lapangan.

Sejalan dengan itu, dukungan pelayanan kesehatan bagi masyarakat terdampak juga terus diperkuat melalui pengerahan berbagai fasilitas kesehatan tanggap bencana.

KRI Soeharso-990 milik TNI AL telah bersandar di Pelabuhan Reo, Kabupaten Manggarai, yang akan difungsikan sebagai rumah sakit lapangan, sementara Rumah Sakit Kapal Ksatria Airlangga telah berada di Teluk Nangalirang, Kabupaten Manggarai Timur, untuk mendukung pelayanan kesehatan masyarakat.

Di tingkat daerah, dua rumah sakit lapangan juga telah dioperasionalkan, masing-masing di RSUD Ruteng, Kabupaten Manggarai, untuk pelayanan operatif dengan 29 tindakan operasi yang telah dilakukan secara kumulatif, serta di RSUD Aeramo, Kabupaten Nagekeo, untuk mendukung pelayanan kesehatan darurat dan tindakan operasi bagi korban gempa.

Lebih lanjut, menurut Prasetyo, penanganan dampak bencana gempa NTT tidak akan berhenti pada masa tanggap darurat saja.

"Pemerintah akan memastikan proses pemulihan dilanjutkan secara bertahap, tidak hanya melalui rehabilitasi fasilitas dan layanan yang terdampak, tetapi juga rekonstruksi untuk membangun kembali infrastruktur dan kehidupan masyarakat secara lebih baik dan berkelanjutan," kata Prasetyo.

(haa/haa) [Gambas:Video CNBC]
Next Article Seskab Teddy: Masyarakat Terdampak Bencana Tidak Berjalan Sendiri


Most Popular
Features