MARKET DATA

Pemerintah Izinkan Pesawat Asing Tangani Karhutla, Bisa Pindah Lokasi

Ferry Sandi,  CNBC Indonesia
24 August 2026 10:49
BPBD bersama tim gabungan berusaha memadamkan karhutla di Kabupaten Bulungan, Provinsi Kalimantan Utara, Selasa (18/8/2026). (Dok. BPBD Kabupaten Bulungan)
Foto: BPBD bersama tim gabungan berusaha memadamkan karhutla di Kabupaten Bulungan, Provinsi Kalimantan Utara, Selasa (18/8/2026). (Dok. BPBD Kabupaten Bulungan)

Jakarta, CNBC Indonesia - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) membuka izin penggunaan pesawat udara dengan registrasi asing untuk mendukung pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta penanganan dampak bencana.

Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kemenhub sejauh ini telah memproses 35 izin khusus penggunaan pesawat udara registrasi asing. Pesawat yang telah mengantongi izin tersebut juga dapat dipindahkan ke wilayah lain yang membutuhkan penanganan karhutla.

"Yang telah memperoleh izin khusus dapat dipindahkan (reposisi) ke lokasi lain yang terdampak bencana sesuai Keputusan Dirjen Perhubungan Udara nomor KP. 9 Tahun 2021 tentang Otorisasi Pengoperasian Pesawat Udara Asing," kata Direktur Jenderal Perhubungan Udara Lukman F. Laisa dalam keterangannya, Senin (24/8/26).

Di sisi lain, aspek keselamatan dan kelaikudaraan pesawat tetap menjadi perhatian pemerintah. Direktorat Kelaikudaraan dan Pengoperasian Pesawat Udara melakukan pengawasan serta sertifikasi, termasuk terhadap perubahan atau modifikasi pesawat yang dibutuhkan untuk operasi pemadaman karhutla.

"Direktorat Kelaikudaraan dan Pengoperasian Pesawat Udara juga melaksanakan fungsi pengawasan dan sertifikasi terhadap aspek kelaikudaraan, termasuk apabila terdapat modifikasi pesawat yang diperlukan untuk mendukung kegiatan operasional pemadaman karhutla," kata Lukman.

Setelah seluruh persyaratan teknis dan sertifikasi dipenuhi, kegiatan penerbangan selanjutnya menjadi tanggung jawab operator. Operasi tersebut tetap harus mengikuti ketentuan serta otorisasi yang tercantum dalam Air Operator Certificate (AOC) masing-masing operator.

"Sementara itu, penentuan lokasi penempatan dan pelaksanaan kegiatan pesawat dalam penanganan karhutla disesuaikan dengan kebutuhan penanganan bencana dan koordinasi pihak yang berwenang, antara lain BNPB/BPBD, pemerintah daerah, maupun instansi atau pihak lain yang menggunakan atau menyewa pesawat tersebut," ujar Lukman.

Sementara itu, dampak karhutla juga mulai dirasakan sektor transportasi udara. Kabut asap di Kalimantan Barat sempat mengganggu aktivitas penerbangan di Bandara Internasional Supadio Pontianak.

"Kalbar juga kemarin di Supadio ada delay sebentar ya, ada kurang lebih 20 penerbangan," kata Guru Besar Universitas Tanjungpura (Untan) Pontianak sekaligus Ketua Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Gusti Hardiansyah dalam keterangannya, Senin (24/8/26).

(dce) [Gambas:Video CNBC]
Next Article 200 Personel Gabungan Dikerahkan, Karhutla di Way Kambas Lampung Padam


Most Popular
Features