MARKET DATA

Data Lengkap ASN Guru Terbaru: Jumlah 2,33 Juta Orang, Mayoritas PNS

Arrijal Rachman,  CNBC Indonesia
21 August 2026 10:55
Pegawai PNS tiba menghadiri Upacara Kemerdekaan RI ke-73 di Lapangan Banteng, Jakarta, Jumat (17/8). Upacara diikuti pejabat Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan ratusan pegawai negeri sipil (PNS) DKI Jakarta yang berbaris memanjang dengan mengenakan
Foto: CNBC Indonesia/Muhammad Sabki

Jakarta, CNBC Indonesia - Aparatur Sipil Negara (ASN) yang berstatus guru sebanyak 2,33 juta orang per 30 Juni 2026, berdasarkan data terbaru Badan Kepegawaian Negara (BKN).

Mayoritas ASN guru berasal dari formasi pegawai negeri sipil (PNS) dengan jumlah sebanyak 1,10 juta orang atau setara 47% dari total 2,33 juta orang.

Sisanya berasal dari formasi pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja atau PPPK sebanyak 988 ribu orang dengan porsi 42%, dan PPPK paruh waktu 241,6 ribu setara 11%.

"Pada PPPK, tenaga guru mendominasi komposisi jabatan seiring dengan prioritas kebijakan rekrutmen PPPK Guru untuk memenuhi kebutuhan sektor pendidikan," sebagaimana dikutip dari Buku Statistik ASN 2026 Semester I yang diterbitkan BKN, Jumat (21/8/2026).

Berdasarkan jenis kelamin, 68% ASN guru merupakan wanita atau sebanyak 1,58 juta orang. Sisanya merupakan pria dengan komposisi setara 32% atau sebanyak 744,7 ribu orang.

Dari segi usia, 55% merupakan generasi milenial atau Gen Y dengan jumlah 1,288 juta orang. Lalu, Gen X 39% atau sebanyak 905,4 ribu orang, Gen Z 5,9% atau sebanyak 135,1 ribu, dan Baby Boomer 0,1% atau setara 1.958 orang.

Para guru ini 92% berada di bawah instansi daerah dengan jumlah sebanyak 2,15 juta orang. Hanya 8% yang berada di bawah tanggungan instansi pusat atau sebanyak 177,2 ribu orang.

ASN guru ini 99% merupakan jabatan fungsional yang terdiri dari 1,10 juta PNS, 959,6 ribu PPPK, dan 241,6 ribu PPPK paruh waktu. Sisanya sebesar 1% merupakan pelaksana guru yang didominasi PPPK sebanyak 28.432 orang.

Pendidikan terakhir para guru ASN ini merupakan DIV/S1 sebanyak 2,18 juta orang. Lalu, yang merupakan lulusan S2 setara 5% atau sebanyak 108 ribu orang.

Untuk lulusan DI-DIII sebanyak 20,7 ribu orang atau setara 1% dan SD-SMA 17,4 ribu orang. Sebanyak 0,1% atau 1,1 ribu orang merupakan lulusan S3.

(arj/arj) [Gambas:Video CNBC]
Next Article Video: Sah! ASN Daerah Mulai 2027 Ditanggung Pemerintah Pusat


Most Popular
Features