Kementerian PU Ungkap Jalan Tol yang Bakal Dibuka Fungsional Tahun Ini
Jakarta, CNBC Indonesia - Pemerintah memastikan akan ada tambahan ruas jalan tol yang dapat digunakan secara fungsional hingga akhir tahun 2026. Namun, pemerintah belum memastikan adanya ruas tol baru yang akan diresmikan dalam waktu dekat.
Menteri Pekerjaan Umum Dudy Purwagandhi mengatakan, pembukaan secara fungsional akan menjadi opsi untuk ruas tol yang sudah memenuhi kesiapan tertentu, meski belum seluruh proses pembangunan dan administrasinya selesai.
"Diresmikan sih kayaknya belum, deh," kata Dudy saat ditemui wartawan di Gedung DPR, Kamis (20/8/26).
Pemerintah masih melihat kesiapan masing-masing ruas sebelum menentukan penggunaannya. Skema fungsional memungkinkan jalan tol dimanfaatkan masyarakat pada periode tertentu untuk mendukung kelancaran mobilitas.
"Kalau fungsional ya pasti akan nambah, lah. Kayak Semarang Toll itu akan fungsional dia ke arah Muntilan, itu kan akan fungsional," ujarnya.
Selain ruas di sekitar Semarang dan Muntilan, pemerintah juga menyiapkan tambahan ruas tol di kawasan Jawa Timur. Salah satunya berkaitan dengan proyek Probolinggo-Banyuwangi (Probowangi) yang pembangunannya terus berjalan.
Dudy menyebut ruas tersebut akan dibuka secara fungsional pada bagian tertentu. Dengan begitu, masyarakat berpotensi mendapatkan tambahan akses tol meski belum seluruh proyek dapat digunakan secara penuh.
"Itu salah satu yang sana, mana, Probowangi. Probowangi itu kan akan fungsional, kan, yang di ujung," kata Dudy.
Sementara untuk wilayah Sumatra, Dudy belum memastikan adanya ruas tol yang akan dibuka atau dioperasikan secara fungsional dalam waktu dekat. Dia memilih memastikan kembali daftar proyek sebelum memberikan keterangan lebih lanjut.
"Sumatra seingat saya, seingat saya kayaknya juga enggak ada, deh. Tapi nanti saya cek lagi ya daripada saya salah," tuturnya.
(fab/fab) [Gambas:Video CNBC]