Dari Renovasi RSUD hingga PFII, Ini 10 Langkah Besar RI di 2025
Jakarta, CNBC Indonesia - Pemerintah Indonesia menyiapkan 10 langkah besar sebagai bagian dari transformasi Indonesia dalam tahapan pembangunan bangsa. Program tersebut diharapkan dapat menjaga stabilitas sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.
Plt. Direktur Jenderal Strategi Ekonomi dan Fiskal (DJSEF) Kementerian Keuangan Ferry Ardiyanto mengatakan, pelaksanaan berbagai program tersebut diharapkan dapat mempercepat peningkatan kesejahteraan masyarakat.
"Kami berharap bahwa melalui program-program tersebut, stabilitas dan pertumbuhan ekonomi yang solid dapat menjadi faktor pendorong percepatan peningkatan kesejahteraan masyarakat," kata Ferry dalam konferensi pers di Kantor Badan Komunikasi RI, Jakarta, Rabu (19/8/2026).
Berikut 10 langkah besar transformasi Indonesia yang disiapkan pemerintah:
1. Renovasi 10.000 Puskesmas
Pemerintah akan merenovasi 10.000 puskesmas sebagai fasilitas pelayanan kesehatan dasar. Anggaran yang disiapkan mencapai Rp4 miliar untuk setiap puskesmas.
2. Pembangunan dan Revitalisasi 441 RSUD
Pemerintah akan membangun serta merevitalisasi 441 Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD). Targetnya, setiap kabupaten/kota memiliki rumah sakit yang diperkuat untuk menangani penyakit dengan tingkat kematian tertinggi.
3. Renovasi Sekolah
Di sektor pendidikan, pemerintah menargetkan renovasi 300.000 satuan pendidikan yang ditargetkan rampung paling lambat pada 2029.
4. Membangun Bursa Komoditas Indonesia
Pemerintah juga akan membangun bursa komoditas Indonesia, termasuk Indonesia Reference Price yang ditujukan menjadi salah satu acuan penentuan harga komoditas dunia.
5. Optimalisasi BUMN
Langkah berikutnya adalah mengoptimalkan Badan Usaha Milik Negara (BUMN), termasuk melalui monetisasi aset agar aset negara dapat lebih produktif dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
6. Pengembangan Energi Bersih
Pemerintah mendorong keberlanjutan energi bersih sekaligus mewujudkan kemandirian energi. Salah satu targetnya adalah pengembangan kapasitas energi surya hingga 100 gigawatt (GW).
7. Pusat Finansial Internasional Indonesia
Pemerintah akan mendorong berdirinya Pusat Finansial Internasional Indonesia (PFII). Lembaga ini ditujukan untuk menjadi pusat penghimpunan modal dunia di Indonesia, baik untuk sektor keuangan maupun sektor riil.
8. Danantara Development Management Fund
Pemerintah juga menyiapkan Danantara Development Management Fund sebagai sumber pendanaan pembangunan jangka panjang untuk sejumlah proyek strategis, termasuk mobil nasional, motor nasional, dan Giant Sea Wall.
9. Elektrifikasi Mobilitas Rakyat
Pemerintah akan mendorong elektrifikasi mobilitas masyarakat melalui subsidi Rp3 juta per unit untuk pembelian satu juta motor listrik yang diproduksi di dalam negeri.
10. Dwi-Kewarganegaraan
Langkah terakhir adalah kebijakan dwi-kewarganegaraan yang ditujukan untuk membuka jalan bagi talenta-talenta istimewa diaspora Indonesia agar dapat berkontribusi dalam pembangunan nasional.
(haa/haa) [Gambas:Video CNBC]