Update Gempa NTT, Korban Jiwa 50 Orang Lebih, Ribuan Bangunan Rusak
Jakarta, CNBC Indonesia - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memberikan perkembangan terkini terkait dampak musibah di di wilayah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Pendataan korban maupun kerusakan pascagempa M7,7 di kawasan tersebut masih terus dilakukan petugas gabungan.
Plt. Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Berton SP Panjaitan mengatakan, kini lebih dari 50 jiwa meninggal dunia dan ribuan rumah mengalami kerusakan.
Berdasarkan data sementara pada Minggu (16/8), pukul 16.00 WIB, total jumlah korban meninggal dunia mencapai 53 orang. Sebaran korban tersebut teridentifikasi di Kabupaten Manggarai 25 orang, Manggarai Timur 20 orang, Sikka 4 orang, Manggarai Barat 1 orang, Nagekeo 1 orang dan Ende 2 orang.
Selain korban meninggal, petugas gabungan juga mengevakuasi dan melakukan perawatan medis terhadap para korban luka-luka. Total korban luka-luka mencapai 137 jiwa. Saat ini, korban luka sedang menjalani perawatan di fasilitas kesehatan terdekat maupun faskes darurat.
Data sementara, total rumah rusak berat di Provinsi NTT mencapai 1.543 unit, rusak sedang 328 unit, dan rusak ringan 532 unit. Kerusakan juga terjadi pada fasilitas umum, seperti fasilitas pendidikan 87 unit, tempat ibadah 50 unit, kantor pemerintahan 76 unit dan sejumlah fasilitas umum lain.
Sementara pendataan warga yang mengungsi masih terus dilakukan oleh tim gabungan. Hingga Minggu (16/8) sebanyak 5.488 jiwa mengungsi secara terpusat dan 171 jiwa lainnya mengungsi secara mandiri.
(ayh/ayh) [Gambas:Video CNBC]