MARKET DATA

Tingkat Pengangguran Usia 15-24 Terus Naik, Paling Banyak Lulusan SMK

Arrijal Rachman,  CNBC Indonesia
06 August 2026 14:55
INFOGRAFIS, 10 Provinsi Dengan Jumlah Pengangguran Terbanyak 2019
Foto: Infografis/Jumlah Pengangguran/Edward Ricardo

Jakarta, CNBC Indonesia - Tingkat pengangguran terbuka (TPT) alias indikator yang digunakan untuk mengukur tenaga kerja yang tidak terserap oleh pasar kerja di Indonesia kembali menurun, berdasarkan data terbaru BPS. Namun, TPT untuk usia muda justru meningkat.

Berdasarkan hasil Survei Angkatan Kerja Nasional (Sakernas) terbaru BPS edisi Mei 2026, TPT secara nasional memang turun sebesar 0,03% menjadi 4,65% dari sebelumnya 4,68%. Bahkan jauh lebih rendah dari catatan pada November 2025 yang sebesar 4,74%.

"Hal ini dapat diartikan bahwa terdapat sekitar lima orang penganggur dari 100 orang angkatan kerja," sebagaimana dikutip dari laporan BPS, Kamis (6/8/2026).

Meski TPT turun secara nasional, namun bila dibedah berdasarkan kelompok umur atau usia, mengalami peningkatan untuk kategori masyarakat muda, yakni yang tergolong 15-24 tahun.

TPT usia itu merangkak naik menjadi 17,37%, bertambah 1% poin dibanding Februari 2026 sebesar 16,36%. Bahkan, melanjutkan tren kenaikan dibanding hasil survei BPS pada November 2025 yang sebesar 16,26%.

Kondisi yang sama juga dialami kelompok usia 60 tahun ke atas. TPT nya naik menjadi 2,35% pada Mei 2026 atau sebesar 0,46% poin dibanding Februari 2026 sebesar 1,89% dan pada November 2025 masih sebesar 1,44%.

Adapun untuk kelompok umur 25-29 tahun konsisten turun menjadi 2,56% pada Mei 2026. Angka TPT itu turun sekitar 0,37% poin dari sebelumnya pada Februari 2026 sebanyak 2,93% dan November 2025 mencapai 2,98%.

"TPT menurut kelompok umur tersebut memiliki pola yang sama sejak November 2025. Dibandingkan Februari 2026, hanya kelompok umur 25-59 tahun yang mengalami penurunan TPT yakni sebesar 0,37 persen poin. Sementara kelompok umur lainnya mengalami kenaikan TPT," sebagaimana tertera dalam laporan BPS.

Apabila dilihat berdasarkan pendidikan tertinggi yang ditamatkan, TPT juga mempunyai pola yang hampir sama dari November 2025 sampai dengan Mei 2026.

Pada Mei 2026, TPT tertinggi berada pada tamatan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), yaitu sebesar 7,68% meski turun dari sebelumnya 7,74%. Diikuti oleh lulusan SMA yang sebesar 6,17% dari sebelumnya 6,23%.

Selanjutnya TPT tertinggi disandang oleh para lulusan Diploma IV, S1, S2, S# sebesar 6,09% meski turun dari 6,13% pada Februari 2026. Lulusan Diploma I/II/III juga turun menjadi 4,75% dari sebelumnya 4,8%,lulusan SMP 4,16% dari 4,19%, serta lulusan SD ke bawah hanya 2,31% dari sebelumnya 2,32%.

"Pada Mei 2026, TPT tertinggi berada pada tamatan Sekolah Menengah Kejuruan, yaitu sebesar 7,68 persen. Sementara itu, TPT terendah berada pada tingkat pendidikan SD ke Bawah yaitu sebesar 2,31 persen," dikutip dari laporan BPS terbaru itu.

(arj/arj) [Gambas:Video CNBC]
Next Article Tingkat Pengangguran di Aceh, Jawa Tengah-Papua Naik!


Most Popular
Features