Video: Menuju Ekonomi 8%,Pemerintah Harus Perkuat Kepercayaan Investor
Jakarta, CNBC Indonesia- Di tengah gejolak geopolitik Timur Tengah, Indonesia Indonesia berhasil menjaga tren pertumbuhan ekonomi yang pada triwulan II-2026 mampu tumbuh 5,29% (yoy) atau tumbuh 3,73% (qtq).
Ekonom Senior Prasasti Center, Piter Abdullah optimistis ekonomi Indonesia akan tetap resiliensi di tengah ketidakpastian sejalan dengan Langkah penyesuaian dan kebijakan yang dijalankan pemerintah dalam mengantisipasi dampak rambatan perang sehingga ekonomi dapat terus tumbuh positif.
Di sisi lain, Pemerintah RI didorong untuk memastikan pengambilan kebijakan dalam negeri yang tepat mengingat PDB RI sangat tergantung dengan konsumsi domestik dan investasi. Salah satu sektor yang harus dijaga pertumbuhannya adalah sektor UMKM karena terkait daya beli dan penyerapan tenaga kerja.
Selain itu kebijakan pemerintah harus memunculkan keyakinan sektor swasta sebagai mesin pertumbuhan ekonomi nasional utamanya sektor manufaktur. Lalu seperti apa arah kebijakan pemerintah menjaga pertumbuhan ekonomi menuju target 8%?
Selengkapnya simak dialog Andi Shalini dengan Ekonom Senior Prasasti Center, Piter Abdullah dalam Breaking News, CNBC Indonesia (Rabu, 05/08/2026)