Pelaku bom bunuh diri menargetkan demonstran dalam unjuk rasa anti-milisi dan perdamaian di Provinsi Khyber Pakhuntkhwa. Imbas kejadian ini, 14 orang tewas.
Pelaku bom bunuh diri menargetkan demonstran dalam unjuk rasa anti-milisi dan perdamaian di Provinsi Khyber Pakhuntkhwa, Pakistan pada Minggu (2/8/2026). Imbas kejadian ini, 14 orang tewas. (REUTERS/Hazrat Ali Bacha)
Polisi distrik Swat mengatakan kejadian itu berlangsung saat warga berkumpul di depan kantor polisi Kabal, Distrik Swat. (REUTERS/Syed Basit)
Salah satu saksi mata mengatakan sesaat sebelum serangan, para demonstran menuntut negara menjamin keamanan dan memberantas milisi. Mereka juga menuduh pihak berwenang gagal bertindak tegas terhadap milisi dan menegaskan ingin hidup tenang tanpa kekerasan. (REUTERS/Hazrat Ali Bacha)
Sejauh ini tak ada kelompok yang mengaku bertanggung jawab atas pemboman tersebut. Namun, sejumlah pihak curiga tindakan itu dilakukan Taliban Pakistan atau Tahrik-e-Taliban Pakistan (TTP). (REUTERS/Hazrat Ali Bacha)
Imbas kejadian tersebut, Presiden Pakistan Asif Ali Zardari dan Perdana Menteri Shehbaz Sharif buka suara. Mereka kompak menyampaikan bela sungkawa dan mengutuk keras pemboman itu. Zardari dan Sharif juga mengatakan perjuangan Pakistan memberantas terorisme akan terus berlanjut. (REUTERS/Hazrat Ali Bacha)