CLOSE AD
MARKET DATA

Menhut Waspada Titik Baru Karhutla Efek Suhu Neraka El Nino Godzilla

Robertus Andrianto,  CNBC Indonesia
28 July 2026 20:37
kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten Pasaman, Provinsi Sumatera Barat pada Jumat (1/8/2025). (Tangkapan Layar BPBD Kabupaten Pasaman)
Foto: kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten Pasaman, Provinsi Sumatera Barat pada Jumat (1/8/2025). (Tangkapan Layar BPBD Kabupaten Pasaman)

Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni mengungkapkan perlunya antisipasi potensi kebakaran hutan dan lahan akibat El Nino berkepanjangan yang diperkirakan terjadi tahun ini.

"Jadi kekeringannya datang lebih cepat ya, dan berakhirnya lebih lambat. Nah, itu tentu harus ada antisipasi dan terima kasih kepada Bapak Presiden yang justru apa namanya mengantisipasi ini, mengundang kami," ujarnya kepada awak media di Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (28/7/2026).

Raja Juli sendiri mengatakan bahwa ada beberapa daerah yang menjadi fokus pemerintah atau disebut hot spot, yakni Riau, Jambi, Sumsel, kemudian Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Selatan.

Akan tetapi ada beberapa wilayah lain yang menjadi titik potensi terjadi karhutla yang perlu diwaspadai.

"Tapi ini ada tren baru ya di luar 6 provinsi itu juga terjadi cukup masif semacam di NTT, kemudian di NTB, di beberapa tempat lain," ucapnya.

Raja Juli sendiri datang ke Istana Kepresidenan untuk membahas dampak El Nino bersama dengan Menteri lain seperti Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, Menteri ESDM, serta lembaga lain seperti BMKG, Basarnas, TNI, dan Polri.

(ras/wur) Add logo_svg as a preferred
source on Google
[Gambas:Video CNBC]
Next Article AHY Lapor Prabowo Soal Langkah RI Hadapi Suhu Neraka Godzilla El Nino


Most Popular
Features