Geger Ratusan Kursi Boeing Salah Pasang, Bisa Bahayakan Penumpang
Jakarta, CNBC Indonesia - Otoritas Penerbangan Federal Amerika Serikat (Federal Aviation Administration/FAA) mengungkapkan bahwa kursi penumpang pada ratusan pesawat Boeing 737 MAX yang beroperasi di AS dipasang secara tidak benar. Kondisi tersebut dinilai berpotensi membahayakan penumpang dan awak kabin, terutama saat terjadi pendaratan darurat.
Dalam usulan "airworthiness directive" yang diterbitkan pada Senin, FAA menyebut aturan tersebut akan berlaku untuk 453 unit Boeing 737 MAX yang terdaftar di Amerika Serikat. Airworthiness Directive adalah perintah wajib yang diterbitkan oleh otoritas penerbangan untuk memperbaiki kondisi tidak aman pada pesawat, mesin, baling-baling, atau komponen penerbangan lainnya.
FAA menjelaskan pihaknya menerima laporan bahwa sejumlah rangkaian kursi penumpang tidak terpasang dengan benar pada rel (seat track) di dalam kabin. Akibatnya, kursi berisiko terlepas dari rel ketika pesawat mengalami beban tinggi, turbulensi, atau pendaratan darurat.
"Jika kondisi ini tidak segera diperbaiki, penumpang dan awak kabin dapat mengalami cedera saat pendaratan darurat. Selain itu, kursi yang bergeser juga berpotensi menghalangi lorong evakuasi sehingga memperlambat proses penyelamatan," tulis FAA, dikutip dari Reuters, Selasa (28/7/2026).
Menurut regulator, setiap pesawat Boeing 737 MAX dapat memiliki hingga 69 unit rangkaian kursi yang dipasang pada rel. Pemeriksaan dan perbaikan setiap rangkaian kursi diperkirakan hanya memerlukan waktu sekitar satu jam kerja dan tidak membutuhkan komponen pengganti.
FAA belum menjelaskan batas waktu yang harus dipenuhi maskapai untuk menyelesaikan perbaikan tersebut. Meski aturan ini hanya berlaku bagi pesawat yang terdaftar di AS, regulator penerbangan di berbagai negara umumnya mengikuti arahan FAA apabila dinilai relevan.
Temuan terbaru ini muncul ketika Boeing masih berupaya meningkatkan kualitas produksi dan mempercepat laju manufaktur di bawah kepemimpinan CEO Kelly Ortberg. Sorotan terhadap kualitas produksi Boeing meningkat sejak awal 2024 setelah panel penutup pintu (door plug) pada pesawat Alaska Airlines 737 MAX 9 terlepas saat penerbangan, memicu penyelidikan besar terhadap proses produksi perusahaan.
Menanggapi temuan FAA, Boeing menyatakan pihaknya telah mengeluarkan panduan kepada operator pesawat mengenai masalah pemasangan kursi tersebut sejak Desember 2025. "Kami mendukung langkah FAA untuk menjadikan panduan tersebut sebagai persyaratan yang wajib dipatuhi," kata juru bicara Boeing dalam keterangan melalui email.
source on Google [Gambas:Video CNBC]